Kelaparan di Gaza, Genosida Gaya Baru, Dunia Bisu

Oleh:
Rena Malinda
(Aktivis Dakwah)

Terasjabar.co – Gaza kembali menjerit, namun jeritan itu tak lagi terdengar, karena dunia telah lama menutup telinga dan hati. Jika sebelumnya suara bom dan dentuman rudal menjadi alasan utama rakyat Palestina kehilangan nyawa, kini penderitaan itu berganti rupa menjadi sunyi, kelaparan. Gaza dicekik bukan lagi oleh senjata api, tapi oleh kebijakan yang sengaja menahan masuknya makanan, air bersih, dan kebutuhan pokok lainnya. Dan di tengah penderitaan itu, dunia memilih diam.

Hari ini, kelaparan di Gaza menjadi alat pembunuh massal, sebuah bentuk genosida yang lebih pelan, lebih sunyi, namun jauh lebih menyiksa. Anak-anak meninggal dalam keadaan perut yang kosong, ibu-ibu terkulai lemas karena tak mampu menyusui bayinya, dan lansia menunggu ajal di tengah reruntuhan, tanpa ada secuil makanan pun untuk bertahan hidup. Ironisnya, semua itu terjadi di depan mata dunia, di era modern yang mengklaim dirinya menjunjung tinggi HAM.

Seperti yang dikutip dari laman www.bbc.com (Rabu, 23/Juli/2025) “Lebih dari 1.000 warga Palestina kini telah dibunuh oleh militer Israel saat mencoba mendapatkan makanan di Gaza sejak Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) mulai beroperasi pada 27 Mei,” kata Thameen Al-Kheetan, juru bicara Kantor Hak Asasi Manusia PBB. “Hingga 21 Juli, kami mencatat 1.054 orang tewas di Gaza saat berusaha mendapatkan makanan; 766 di antara mereka tewas di sekitar lokasi GHF dan 288 di dekat konvoi bantuan PBB dan organisasi kemanusiaan lainnya,” ujarnya kepada BBC World Service.

Mengapa dunia diam? Karena dunia hari ini dikendalikan oleh sistem sekuler liberal yang lebih peduli pada kepentingan ekonomi dan politik daripada nilai kemanusiaan. Sistem ini menjadikan standar kebenaran bukan lagi kemanusiaan atau keadilan, melainkan kepentingan negara yang berkuasa. Amerika dan sekutunya secara terang-terangan membela penjajah Israel, sementara negara-negara Muslim tak lebih dari penonton bisu yang tak mampu berbuat banyak karena terikat oleh sistem dan perjanjian internasional yang mengekang.

Ketika rakyat Palestina meminta bantuan, yang datang justru pernyataan belasungkawa, proposal damai yang tak pernah terealisasi, dan kiriman bantuan yang tidak kunjung sampai. Lalu di manakah suara dunia? Mengapa PBB, lembaga-lembaga kemanusiaan, dan negara-negara besar seolah tak berkutik? Jawabannya sudah jelas karena yang menderita adalah rakyat Palestina, kaum Muslimin yang tanahnya masih dijajah oleh entitas zionis yang didukung penuh oleh negara-negara imperialis. Negara-negara Barat, yang sering kali tampil sebagai “penjaga hak asasi manusia,” justru menjadi pendukung utama penjajah Israel. Sementara itu, penguasa negeri-negeri Muslim hanya mampu mengutuk dan menyumbang, tanpa keberanian nyata untuk membebaskan saudara mereka.

Negara-negara Muslim, dengan kekayaan dan kekuatan militernya, seharusnya bisa menyudahi penderitaan Gaza. Namun sistem yang mengikat mereka yakni sekularisme dan kapitalisme telah menjadikan mereka terikat pada kepentingan geopolitik, bukan pada akidah Islam. Bahkan, tidak sedikit pemimpin negara Muslim yang justru menjalin hubungan dagang dan militer dengan penjajah. Mereka memilih perdamaian palsu daripada pembebasan sejati.

Padahal Islam memiliki sistem pemerintahan yang mampu menyatukan umat Islam 2/3 dunia. Dalam Islam urusan umat merupakan prioritas. Setiap jengkal tanah yang dijajah akan dibebaskan. Setiap rakyat yang lapar akan diberi makan. Pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab beliau pernah bersumpah, “Jika ada seekor keledai yang tersandung di jalan Irak, aku khawatir akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah.” Maka bagaimana bisa kita membiarkan ribuan manusia mati kelaparan di Gaza?

Dalam pandangan Islam, kelaparan yang disengaja terhadap sebuah kelompok rakyat adalah kezaliman terbesar. Seperti dalam hadis yang di riwayatkan oleh Bukhari dan Muslim bahwasanya Rasulullah saw. bersabda “Seorang Muslim itu saudara Muslim yang lain. Ia tidak boleh menzaliminya dan tidak boleh membiarkannya (dalam kesulitan)”.

Islam tidak hanya mengecam penjajahan dan genosida, tetapi juga memberikan solusi konkret. Islam tidak akan membiarkan satu jengkal tanah kaum Muslimin diinjak oleh musuh, apalagi sampai ada umat Islam yang dibiarkan kelaparan tanpa perlindungan. Dalam sejarahnya, para khalifah Islam selalu merespon penderitaan umat Islam di berbagai wilayah dengan kekuatan militer dan kebijakan yang tegas, bukan sekadar kutukan verbal atau bantuan setengah hati. Sistem pemerintahan Islam adalah sistem yang bisa menjadi penolong terhadap umat sebagai kewajiban syar’i, bukan sekadar opsi politik. Di bawah naungan kepemimpinan Islam, kaum Muslimin adalah satu tubuh. Ketika satu bagian terluka, bagian lain akan ikut merasakan sakit. Inilah solusi hakiki yang harus diperjuangkan oleh umat hari ini.

Islam tidak hanya mengatur ibadah, tapi juga sistem kehidupan mulai dari politik, ekonomi, pendidikan, hingga hubungan internasional. Islam memuliakan manusia sebagai ciptaan Allah, menjamin hak-haknya, dan melindungi darah serta kehormatannya. Maka saatnya umat Islam tidak lagi berharap pada solusi setengah hati dari para kapitalis. Saatnya umat mengambil kembali peran peradaban yang agung.

Kelaparan di Gaza bukan tragedi biasa. Ia adalah genosida yang terencana, dilakukan dengan sadar oleh musuh-musuh Islam dan dibiarkan oleh pemimpin Muslim yang tunduk pada sistem sekuler. Jika kita diam, kita ikut bersalah. Jika kita hanya menyumbang tanpa mengubah sistem, maka penderitaan akan terus berulang.
Wallahuualam Bissawab

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seven − two =

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global