Ridwan Kamil Pastikan Masalah Kekosongan Petugas Keamanan Gedung Sate Selesai
Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan permasalahan kekosongan aparat keamanan di Gedung Sate sudah selesai. Dengan demikian objek vital di Jabar tersebut mendapat penjagaan kembali dengan personel yang memadai.
“Sudah selesai cuma memang tidak secepat tahun lalu, ” ucap Ridwan Kamil, Senin (4/3/2019).
Menurut dia, terjadinya kekosongan penjagaan Gedung Sate pada Jumat 1 Maret 2019 lalu dikarenakan unit pelayanan pengadaan lelang barang dan jasa di pemerintah Provinsi Jabar mengalami perubahan. Organisasi yang membawahi pelelangan baru menjadi Biro Pengadaan Barang dan Jasa.
“Kebaruan lelang ini mengakibatkan beberapa urusan internal terkendala tapi saya sudah minta pak sekda menyelesaikan, minimal (penjagaan) melibatkan satpam dulu, ” ujar Gubernur yang akrab disapa Emil itu.
Untuk diketahui sebelumnya, pada Jumat 1 Maret 2019 lalu pemandangan berbeda terjadi di kawasan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu. Lalu lalang petugas keamanan yang mengatur laju kendaraan yang hilir mudik keluar masuk Gedung Sate, maupun yang menjaga tiap pintu masuk Gedung Sate hampir tak nampak.
Hanya ada beberapa atau satu-dua orang aparat keamanan dalam (kamdal) berseragam biru dongker yang terlihat siaga. Rupanya kondisi tersebut terkait dengan berakhirnya masa kerja sama pemerintah provinsi Jawa Barat dengan perusahaan penyedia layanan keamanan per 1 Maret 2019 ini.
Hal itu diunduh oleh salah seorang PNS Gedung sate dalam akun instagram pribadinya, yang menayangkan apel terakhir tugas mereka di Gedung Sate pada Kamis 28 Februari 2019 malam. Hal itu dibenarkan pula oleh salah satu petugas keamanan di sana.
Akibat berakhirnya masa kerja sama tersebut, dia dan bersama rekannya yang lain harus lembur pasalnya tak ada lagi personel yang harus menjaga aset penting milik Pemprov Jabar tersebut. Menurut dia, selama Pemprov bekerja sama dengan penyedia layanan kemanan tersebut, tiap harinya ada 110 aparat yang bertugas dalam dua shif.
Mereka berjaga-jaga di tiap pintu masuk dan juga Gasibu. Tapi dengan berakhirnya masa tugas kemanan tersebut, Gedung Sate dan Gasibu menjadi tanggung jawab aparat keamanan organik yang jumlahnya hanya 9 orang.
“Biasanya kan 55 orang per shift-nya. 45 di Gedung Sate, 10 di Gasibu,” kata dia.
Menurut dia, jumlah petugas keamanan di Gedung Sate, Gasibu dan rumah dinas pejabat berkisar 300 orang. Dia pun tidak mengetahui sampai kapan kondisi defisitnya personel keamanan gedung sate tersebut berlangsung.
Yang pasti, untuk menjaga Gedung Sate selama belum adanya aparat keamanan yang baru, pihaknya dibantu oleh pegawai kontrak dari Biro Umum.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa ketika dikonfirmasi mengakui, kondisi minimnya personel keamana di Gedung Sate saat ini dikarenakan masa kerja sama aparat kemanan dengan pemprov Jabar sudah berakhir.
Namun pihaknya saat ini tengah menjalankan proses pelelangan, karena untuk jasa keamanan dalam itu harus proses lelang.
“Memang ini kekurangsigapan di Biro Umum maupun juga di Biro Pengadaan Barang dan Jasa. Dan memang ada hal-hal (kendala lain) seperti pembentukan Biro baru sehingga ada sedikit kegamangan di proses awal. Tetapi sudah melalui proses lelang dan untuk penyelesaian secara cepat bisa dilakukan dengan ketentuan yang berlaku,” kata Iwa.
Menurut Iwa, kekurangan aparat kemanan bisa tuntas pekan depan. Pihaknya sudah berkordinasi dengan Plt Biro Umum dan kepada Kabag untuk menangani ini semua.
“Dan untuk mengisi kekosongan, keamanan dalam yang dulu ada difungsikan untuk mengamankan Gedung Sate, Gasibu, rumah dinas gubernur, rumah dinas wakil gubernur, dan rumah dinas Sekda dan beberapa objek vital lain di-back up Satpol PP. Jadi secara keseluruhan tidak ada masalah,” ucapnya.
Pihaknya pun, akan melakukan penunjukan langsung untuk sementara hingga pelalangan selesai atau sudah ada pemenanganya.
“Penunjukan langsung ini mungkin penanganan sebulan setelah itu proses lelang. Iya jadi penunjukan langsung dulu untuk solusinya untuk mengisi selama proses lelang,” ujar dia.






Leave a Reply