PAD Jabar Alami Penurunan, Irfan Suryanagara Harapkan Kontribusi BUMD

Terasjabar.co – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Ir. Irfan Suryanagara, M.IPol. mengatakan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat di masa pandemi mengalami penurunan.

Menurutnya, keberadaan Covid-19 yang tak terbayangkan sebelumnya mengubah cara kerja dan pelaksanaan program, sehingga harus diadakan penyesuaian program.

“Ini tidak bisa dihindari lagi. Karena banyak faktor yang menyebabkan pendapatan menurun. Tapi masa sulit seperti ini harus jadi pemikiran kita bersama. Bagaimana Pemprov bisa bertahan dan pendapatan bisa meningkat,” ucap Irfan kepada Terasjabar.co, Rabu (9/6/2021).

Menurut politisi Partai Demokrat itu, jika mempersoalkan pendapatan daerah pasti selalu kurang, tidak pernah cukup. Bahkan pendapatan lebih pun masih tetap kurang.

“Kurangnya terlihat kurang untuk pembangunan ya. Jadi sebanyak mungkin kita meningkatkan PAD menjadi sebuah kewajiban. Kita ketahui bersama sulit bahwa adanya pandemi ini. Serba sulit. Logikanya semakin banyak pendapatan, semakin banyak kita melakukan pembangunan,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tentunya penting untuk mendongkrak kemajuan ekonomi di Jabar.

“Ketika BUMD kita maju dan menghasilkan deviden ke Pemprov Jabar, artinya BUMD ikut serta dalam pembangunan. Jadi perannya sangat penting,” jelasnya.

Ia menilai, BUMD Pemprov Jabar saat ini tengah mengalami kemajuan yang positif. Pasalnya beberapa BUMD yang sebelumnya tidak menghasilkan deviden, kini di masa pandemi mulai menghasilkan.

“Jadi kalau saya lihat ada perubahan walaupun sebelumnya belum maksimal, sekarang sudah ada ke arah yang postif. Jadi membaik. Meskipun tidak semuanya,” terangnya.

Ia menuturkan, banyak faktor yang mendukung perkembangan BUMD di masa pandemi ini. Salah satunya pengelolaan yang baik dan menempatkan orang-orang di posisi yang strategis.

Sehingga, ucap dia, pengelolaan yang tepat dan SDM yang baik akan membawa kepada kepercayaan mitra bisnis. Sebab, mau tidak mau, kepercayaan menjadi salah satu modal BUMD dalam berbisnis.

Saat ditanya soal BUMD yang berkembang, dia menjawab sampai saat ini masih pada lembaga keuangan, seperti bank bjb. Untuk non keuangan, lanjut dia, MUJ dan Jasa Sarana.

“Saya yakin semua BUMD sedang berusaha membangun. Bahkan dengan bisa bertahan di masa pandemi ini pun itu sangat bagus. Bahkan bisa memberikan deviden terhadap Pemprov. Jadi kami dari Komisi III berharap BUMD bisa menjadi sumber PAD di Jabar. Bukan hanya sumber yang lain. Walapun masih berusaha tumbuh untuk memberikan terbaik untuk Pemprov,” katanya.

Terakhir, ia mengatakan, terdapat 3 kriteria BUMD. Pertama kondisi baik. Kedua, sedang tumbuh, dan ketiga, kurang. Maka dari itu, dirinya pun bersama Komisi III berencana untuk membuat Panitia Khusus (Pansus) BUMD.

“Di sini kami mengkaji pansus, melihat mana BUMD yang memang harus tidak support atau menutup, kita harus pilah. Membuat pansus untuk melihat mana yang layak untuk jalan mana yang tidak lagi. Tentunya ini dalam kajian. Tapi arahnya ke sana,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 4 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam