Tinjau Bandara YIA, Achdar Sudrajat: Kearifan Lokal JUga Harus Diakomodir di BIJB Kertajati

Terasjabar.co – Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat mengunjungi Bandara Yogyakarta Internasional airport (YIA) Kulon Progo di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengetahui informasi Bandara Internasional yang dipunyai masing-masing Provinsi.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat H. M. Achdar Sudrajat, S.Sos. mengatakan, kunjungan ini dilakukan untuk belajar banyak masalah pembangunan bandara khususnya Bandara Yogyakarta International Airport  (YIA) di Kulon Progo.

Menurutnya, Bandara ini lebih luas dari pada BIJB Kertajati milik Provinsi Jawa Barat, namun dibangun dengan sangat singkat yaitu delapan bulan sehingga mendapatkan penghargaan dari MURI sebagai bandara dengan pengoperasian tercepat .

“Kami berkunjung ke Bandara Kulon Progo di Daerah Istimewa Yogyakarta ini untuk belajar banyak tentang pembangunan bandara yang sangat luar biasa, karena bandara yang lebih luas dari bandara kertajati milik Jawa Barat ini dibangun dengan relatif yang sangat singkat,” ujar Achdar di Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (9/7/2021).

Anggota Fraksi Partai Demokrat ini menambahkan, bukan hanya dari aspek pendanaan dan pembangunan, namun kita juga mengapresiasi dari sisi pengelolaan yang bisa mengakomodir budaya lokal dalam operasional, sehingga kita bisa banyak belajar untuk turut mengakomodir UMKM, seniman lokal dan kearifan lokal untuk diterapkan di Bandara Kertajati.

“Terkait dengan operasional, ini sangat luar biasa dan kita harus banyak belajar terutama dalam rangka mengakomodir UMKM, mengakomodir para Seniman lokal dan masyarakat yang terdampak dengan pembangunan yang kita liat di yogya ini sangat luar biasa,” ungkapnya.

Achdar juga memberikan catatan untuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar mempunyai political will yang sangat serius, sehingga Jawa Barat bisa belajar dan maju bersama.

“Itu seharusnya bisa kita lakukan, kita bisa asal kita punya keinginan dan kemauan dan didukung keseriusan dari para pemangku kepentingan dalam hal ini pemerintah provinsi jawa barat melalui gubernur jawa barat dan teman-teman di DPRD untuk mari kita belajar bersama dan maju bersama,” tutupnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 2 =