Ketua ICMI Jabar Dukung Pemberatasan Fundamentalisme dan Radikalisme di Kampus

Terasjabar.co – Berdasarkan hasil survey yang dilakukan Setara Institute yang dirilis Minggu, (30/6/2019) menyebutka bahwa mahasiswa di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Dati Bandung memiliki corak beragama paling fundametalis jika dibadingkan dengan 10 Perguruan Tinggi lainnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Jabar Prof. Dr. H. Muhammad Najib, M.Ag., menyatakan bahwa Ia atas nama ICMI Jabar mendukung perjuangan Presiden Jokowi selama 4,5 tahun kepemimpinannua dalam memberatas fundametalisme dan radikalisme.

“Kami siap berbaris dan bergerak bersama pemerintahan Jokowi untuk mengikis radikalisme di lingkungan masyarakat Jawa Barat, terutama yang telah memapar mahasiswa maupun tenaga edukatif UIN Sunan Gunung Djati Bandung” kata Najib.

Najib menambahkan, dirinya selaku Ketua ICMI Orwil Jabar juga akan mengawal idelogi Pancasila dan memerangi ideologi terlarang.

“Kami siap mengawal ideologi Pancasila dan UUD 1945, memerangi secara tuntas gerakan gerakan Ormas terlarang (HTI) dan penebar khilafah, yang nyata-nyata bertentangan dengan ideologi luhur NKRI. NKRI ini dibangun dengan proses sejarah yang mengorbankan banyak nyawa dan banjir air mata, tak boleh dirusak sekelompok kepentingan tertentu yang ahistoris serta mengingkari nikmat Allah dalam kebangsaan dan kenegaraan Indonesia” tambah Najib.

Najib juga berharap masyarakat Islam di Jawa Barat, menjadi masyarakat yang senapas dengan alamnya yang teduh, menyejukkan, santun, dan menerangi dalam kebangsaan.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − 7 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data