Cetak Sejarah, 20 Ribu Anak PAUD/TK/RA di Bandung Barat Siap Pecahkan Rekor MURI Lewat Festival Tunas Siliwangi 2026
Terasjabar.co – Kabupaten Bandung Barat (KBB) bersiap mencatatkan sejarah melalui penyelenggaraan Festival Tunas Siliwangi 2026, sebuah gerakan kolaboratif yang menargetkan pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan melibatkan lebih dari 20.000 anak PAUD, TK, dan RA dari sekitar 1.000 lembaga pendidikan di seluruh Kabupaten Bandung Barat.
Mengusung tema “Ngulik Pangarti, Ngabakti Ka Nagri”, kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi gerakan pendidikan karakter yang menanamkan nilai cinta tanah air, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya lokal sejak usia dini.
Festival Tunas Siliwangi 2026 merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, di antaranya panitia pelaksana, Kodim 0609/Cimahi, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, dan Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan sebuah peristiwa bersejarah yang membanggakan daerah sekaligus mengangkat nama Bandung Barat di tingkat nasional.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Lomba Karaoke Online Anak Usia Dini melalui platform TikTok yang digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional serta Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, mulai 23 Juli hingga Agustus 2026.
Selanjutnya, momen paling dinanti adalah Lomba Mewarnai Serentak yang akan dilaksanakan pada 20 Agustus 2026. Sebanyak lebih dari 20.000 peserta akan mengikuti kegiatan tersebut secara bersamaan di masing-masing lembaga pendidikan sebagai bagian dari upaya pencatatan Rekor MURI.
Puncak kemeriahan Festival Tunas Siliwangi 2026 dijadwalkan berlangsung pada September 2026 di Lapangan Pemda Kabupaten Bandung Barat, Ngamprah. Acara tersebut akan menjadi pesta rakyat yang memadukan unsur pendidikan, hiburan, pemberdayaan ekonomi, dan kepedulian sosial.
Selain penyerahan piala kepada para pemenang serta penyerahan piagam Rekor MURI, masyarakat juga akan disuguhi berbagai kegiatan menarik seperti Bazar UMKM, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan pemeriksaan mata gratis, hingga aksi donor darah yang terbuka untuk masyarakat.
Ketua Pelaksana Festival Tunas Siliwangi 2026, Fikri, mengatakan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi anak-anak agar mampu menunjukkan bakat, kreativitas, dan rasa percaya diri sejak usia dini.
“Harapan besar kami, seluruh rangkaian kegiatan Tunas Siliwangi 2026 dapat menjadi wadah seluas-luasnya bagi anak-anak untuk menunjukkan potensi, bakat, dan keberanian mereka sejak usia dini. Kami ingin membuktikan bahwa Bandung Barat mampu bergerak bersama mencetak generasi unggul yang berakhlak, berkarakter, dan berprestasi hingga tingkat dunia,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia menyiapkan berbagai penghargaan menarik. Setiap peserta akan memperoleh Sertifikat Fisik Asli MURI, sedangkan lembaga pendidikan yang berpartisipasi akan menerima Plakat Akreditasi Dunia serta spanduk kegiatan. Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan 1.100 piala akrilik eksklusif bagi para pemenang di berbagai kategori perlombaan.
Panitia berharap Festival Tunas Siliwangi 2026 menjadi tonggak lahirnya generasi emas Bandung Barat yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan mencintai budaya bangsa. Melalui keterlibatan puluhan ribu anak usia dini, kegiatan ini diharapkan menjadi bukti bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa dimulai dari pendidikan karakter sejak usia dini.
Pendaftaran peserta masih dibuka bagi seluruh lembaga PAUD, TK, dan RA di Kabupaten Bandung Barat yang ingin menjadi bagian dari sejarah pemecahan Rekor MURI. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Hotline 0813-1212-1403 atau melalui akun TikTok resmi @tunas.siliwangi.






Leave a Reply