Ini 12 Perusahaan yang Melayani Trayek dari dan ke BIJB Kertajati, Catat Nih Rutenya

Terasjabar.co – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, telah mengeluarkan surat izin untuk perusahaan transportasi yang melayani penumpang dari dan ke Bandara Kertajati. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Layanan Transportasi Udara Dishub Jabar, Nining Yulistiani.

Nining menyampaikan, perusahaan moda transportasi tersebut berjumlah 12 perusahaan yang akan melayani rute Bandung, Ciayumajakuning, Purwakarta, Tasikmalaya dan kota-kota lainnya.

Dikatakan dia, surat izin itu sudah dikeluarkan sejak dua bulan lalu.

“Kita sudah mempersiapkan sejak awal saat mendengar dari Kemenhub pengalihan rute dari Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati dengan mengeluarkan izin angkutan umum untuk melayani transportasi darat di Bandara Kertajati terutama dari dan ke Bandung Raya sebagai pangsa pasar terbesar,” ujar Nining.

Nining menyampaikan, 12 moda transportasi itu Damri (Bandung-Cirebon-Kuningan), CTU Shuttle (Bandung-Tasikmalaya), ECA Shuttle (Indramayu-Cirebon-Kuningan), P Trans (Purwakarta), Baraya (Bandung), Mekarsari (Cikijing-Majalengka-Rajagaluh), Arnes (Jatinangor-Sumedang-Maja-Tonjong-Kadipaten), Budiman (Tasikmalaya) Bhineka Shuttle (Bandung-Cirebon), Sobat Trans (Cirebon) termasuk transportasi online Grab yang point to point.

“Untuk Damri selama satu bulan ini gratis dan bulan berikutnya ada diskon, serta 10 perusahaan lain seperti city trans, Budiman promo 30 persen,” ucap Nining Yulistiani di Bandara Kertajati, Senin (1/7/2019).

Sejauh ini lanjut Nining, pelayanan transportasi darat dari dan ke Bandara Kertajati sejak landing perdana Air Asia, Minggu (30/6/2019) kemarin berjalan lancar dan diapresiasi oleh penumpang.

“Pengalihan rute dan layanan transportasi daratnya kita terus publikasikan secara masif lewat media sosial, media massa, serta pasang spanduk dan leaflet,” ujar Nining.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 4 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data