UIN Sunan Gunung Djati Kembangkan Model PATEM, Sistem Pangan Adat Baduy Dinilai Layak Menjadi Rujukan Kebijakan Nasional

Terasjabar.co – Di tengah meningkatnya ancaman krisis pangan global, perubahan iklim, dan ketidakpastian geopolitik dunia, Tim Peneliti MORA LPDP The Air Fund UIN Sunan Gunung Djati Bandung menghadirkan sebuah paradigma baru dalam pembangunan ketahanan pangan nasional melalui pengembangan Model PATEM (Pangan Adat Tangguh Ekologis Mandiri) yang berangkat dari praktik kearifan lokal Masyarakat Adat Baduy di Provinsi Banten.

Model tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Eksploratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, sebagai bagian dari rangkaian penelitian mengenai ketahanan ekologis dan pangan masyarakat adat. Forum tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang dinilai berpotensi menjadi rujukan penyusunan kebijakan pangan nasional berbasis keberlanjutan.

Ketua Peneliti, Prof. Dr. Hj. Lilis Sulastri, S.Ag., M.M., menjelaskan bahwa hasil penelitian menunjukkan sistem Leuit yang telah dipraktikkan masyarakat Baduy selama ratusan tahun merupakan model cadangan pangan berbasis komunitas yang terbukti mampu menjaga keberlanjutan pangan lintas generasi. “Ketahanan pangan masa depan tidak cukup hanya dibangun melalui peningkatan produksi. Yang jauh lebih penting adalah membangun sistem pangan yang resilien, berbasis masyarakat, menghormati budaya lokal, serta mampu bertahan menghadapi perubahan iklim dan berbagai krisis global,” ujarnya.

Menurutnya, penelitian ini menawarkan pendekatan baru yang memadukan dimensi sosial, budaya, kelembagaan, dan ekologi ke dalam sistem ketahanan pangan nasional.

Dalam FGD, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten menegaskan bahwa Leuit merupakan praktik terbaik (best practice) pengelolaan cadangan pangan masyarakat. Sistem tersebut tidak diposisikan sebagai pengganti Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), melainkan sebagai instrumen pelengkap yang memperkuat ketahanan pangan daerah. Apabila CPP berfungsi sebagai cadangan strategis pemerintah untuk menghadapi bencana, gejolak harga, dan kondisi darurat, maka Leuit bekerja melalui mekanisme sosial berbasis komunitas yang menjaga ketersediaan pangan secara berkelanjutan serta memperkuat kemandirian masyarakat.

Forum juga menyepakati bahwa indikator ketahanan pangan nasional perlu direorientasi. Selama ini ukuran keberhasilan lebih banyak ditentukan oleh besarnya stok pemerintah maupun kapasitas Bulog. Ke depan, kapasitas cadangan pangan masyarakat, keberadaan lumbung pangan adat, tingkat resiliensi komunitas, serta keberlanjutan ekologi perlu menjadi bagian dari indikator pembangunan pangan nasional.

Temuan penting lainnya adalah perlunya perlindungan terhadap aset genetik pangan lokal, terutama varietas padi tradisional yang memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap perubahan iklim. Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten mendorong inventarisasi varietas lokal, pengembangan bank benih berbasis masyarakat, serta pemberdayaan perempuan adat sebagai penjaga benih dan pewaris pengetahuan tradisional.

Selain itu, forum menegaskan pentingnya pengakuan terhadap prinsip kedaulatan pangan masyarakat adat (food sovereignty). Kebijakan pembangunan dinilai perlu memberikan ruang bagi sistem pangan berbasis budaya tanpa memaksakan integrasi ke dalam mekanisme ekonomi modern apabila bertentangan dengan nilai-nilai adat yang telah terbukti menjaga keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.

Aspek ekologis juga menjadi perhatian utama penelitian. Pengetahuan tradisional masyarakat Baduy mengenai kalender musim, perilaku satwa, vegetasi, hingga tanda-tanda alam dinilai dapat dipadukan dengan informasi ilmiah modern sebagai sistem peringatan dini dalam menghadapi perubahan iklim dan menjaga stabilitas produksi pangan.

Melalui hasil FGD, tim Peneliti UIN Sunan Gunung Djati Bandung memperkenalkan Model PATEM sebagai model pembangunan ketahanan pangan berbasis masyarakat adat yang memiliki relevansi kuat terhadap agenda Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan, memperkuat pembangunan berkelanjutan, menjaga kelestarian lingkungan, serta mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan.

Model tersebut direkomendasikan untuk dikembangkan melalui replikasi model dan pilot project, penyusunan roadmap nasional, digitalisasi lumbung pangan masyarakat, penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, masyarakat adat, dan lembaga penelitian, hingga penyusunan policy brief sebagai masukan kepada Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, dan pemerintah daerah.

Prof. Lilis Sulastri menegaskan bahwa penelitian  diharapkan tidak berhenti pada publikasi akademik semata, melainkan menjadi pijakan lahirnya kebijakan publik yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan modern dengan kearifan lokal Nusantara.

“Masyarakat adat telah membuktikan bahwa keberlanjutan pangan dapat diwujudkan melalui harmoni antara manusia, budaya, dan alam. Tugas dunia akademik adalah mentransformasikan pengetahuan tersebut menjadi model kebijakan yang dapat memperkuat ketahanan pangan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045”, jelasnya.

Melalui penelitian ini, UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang menghasilkan riset transformatif dan berbasis solusi, sekaligus memperkuat kontribusi akademisi dalam merumuskan arah pembangunan nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berakar pada kearifan lokal Indonesia.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four + 13 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam