Pelajar Islam Indonesia Bangkitlah Sebelum Dilibas Algoritma

Oleh:
Ganjar Kurnia
(PII ’70)

Terasjabar.co – Ada hari-hari ketika bangsa ini bangun pagi, membuka mata, lalu langsung mencari colokan. Bukan mencari kebenaran, bukan mencari ilmu, apalagi mencari hikmah. Colokan dulu, sebab baterai 3 persen lebih menakutkan daripada iman yang tinggal setengah persen.

Di tengah keadaan seperti itu, Hari Bangkit Pelajar Islam Indonesia datang seperti guru piket yang membawa daftar hadir semesta: “Siapa yang masih insaf? Siapa yang masih belajar? Siapa yang hanya hadir secara jasmani, tapi rohaninya sedang scroll TikTok?”

Pelajar Islam Indonesia dulu lahir dari semangat belajar, berjuang, dan menjaga umat. Sekarang tantangannya lebih rumit. Dulu penjajah datang membawa senapan. Sekarang yang datang, datang membawa notifikasi: “Diskon besar-besaran!”, “Konten ini cocok untuk Anda!”, “Klik di sini agar hidup Anda lebih sukses dan bergaya!”

Bangsa ini memang sedang tidak kekurangan orang pintar, yang kurang adalah orang yang mau berpikir jernih tanpa harus viral dulu. Banyak yang fasih bicara moral, tetapi antre menyerobot. Banyak yang mengutip ayat, tetapi parkir sembarangan di depan masjid. Banyak yang membela umat di media sosial, tetapi di rumah sendiri tidak kuat mendengar pendapat istrinya.

Inilah zaman ketika kebangkitan sering berubah menjadi kebisingan. Semua orang ingin bicara, sedikit yang mau membaca. Semua orang ingin menjadi tokoh, sedikit yang mau menjadi murid. Semua ingin memperbaiki Indonesia, tetapi memperbaiki typo di proposal saja malas. Maka Hari bangkit Pelajar Islam Indonesia seharusnya bukan sekadar upacara, sambutan, nyanyi lagu Harba, foto bersama, lalu makan nasi kotak. Harba harus menjadi teguran halus, atau kalau perlu teguran agak nyetrum: pelajar Islam jangan hanya pandai memakai jaket organisasi, tetapi lupa mengisi kepala dan membersihkan hati.

Indonesia hari ini menghadapi masalah yang tidak ringan. Korupsi masih bisa tersenyum memakai jas. Kemiskinan masih sering disuruh sabar tanpa diberi kesempatan. Pendidikan kadang menjadi jalan naik kelas, tetapi sering juga menjadi loket administrasi mahal. Lingkungan rusak, sungai dipaksa menelan sampah, hutan digunduli, lalu ketika banjir datang manusia pura-pura kaget, seolah alam sedang iseng membuat prank.

Di sisi lain, umat juga menghadapi masalah yang tidak kalah ruwet. Ada yang terlalu mudah marah atas nama agama, tetapi susah sekali tersenyum kepada tetangga. Ada yang rajin membahas peradaban Islam, tetapi antre wudu saja masih saling sikut.

Ada yang ingin menegakkan kebenaran, namun caranya membuat kebenaran terlihat galak, muram, dan kurang piknik. PII idealnya dapat membawa wajah agama yang cerdas, ramah, adil, dan menggembirakan. Bukan wajah yang sedikit-sedikit tersinggung, sedikit-sedikit curiga, sedikit-sedikit membuat grup WhatsApp baru karena grup lama sudah penuh pertengkaran.

Banyak nilai kebaikan yang diajarkan PII melalui training dan lagu-lagunya. Contohnya, di lagu “Mars 4 Mei” ada bait: Hai PII maju terus maju//tegakkan ukhuwah Islamiyah//jadilah pemersatu umat//jadilah pedang umat Islam…. Bagaimana menegakkan ukhuwah Islamiyah, kalau di PII nya sendiri berkubu. Bagaima akan jadi pedang umat Islam, kalau tidak memiliki pedangnya (baca: ilmu).

Kebangkitan PII berarti bangkit dari kemalasan intelektual. Jangan sampai generasi muda Islam lebih hafal jadwal konser daripada sejarah perjuangan umat, lebih paham kode promo daripada peta kemiskinan, lebih cepat membalas komentar daripada membaca buku. Tentu tidak haram menikmati hiburan, tapi yang gawat adalah ketika hiburan menjadi agama baru, dan algoritma — menjadi ustaz yang paling sering didengar.

PII harus berani menjadi aneh di tengah zaman yang lebih mencintai kemasan daripada isi. Aneh karena masih mau membaca buku tebal. Aneh karena tidak ikut menyebar hoaks meskipun judulnya sangat menggoda. Aneh karena berani berkata, “Saya belum tahu,” di tengah bangsa yang semua orang mendadak ahli hukum, ahli ekonomi, ahli agama, ahli bola, ahli cuaca, bahkan ahli hati mantan.

Hari Kebangkitan Pelajar Islam Indonesia adalah panggilan untuk kembali menyatukan tiga hal: iman, ilmu, dan amal. Iman tanpa ilmu bisa berubah menjadi semangat yang salah alamat. Ilmu tanpa iman bisa menjadi kecerdasan yang kehilangan kompas. Amal tanpa keduanya bisa menjadi kesibukan yang ramai, tetapi tidak jelas hendak membawa umat ke mana. Maka, PII jangan hanya bangkit ketika 4 Mei. Bangkitlah ketika melihat ketidakadilan, bangkitlah ketika sekolah menjadi pasar gelar, bangkitlah ketika agama dijadikan alat dagang politik, bangkitlah ketika rakyat kecil hanya dijadikan latar belakang pidato, bangkitlah ketika lingkungan diperkosa atas nama Pembangunan, bangkitlah ketika umat lebih sibuk bertengkar soal perbedaan kecil, sementara masalah besar tertawa sambil minum kopi bersama.

Bangkit juga jangan asal bangkit. Ada orang bangkit, lalu langsung membuat keributan. Itu bukan kebangkitan, itu alarm rusak. Kebangkitan sejati harus punya arah, akhlak, pengetahuan, dan keberpihakan. PII harus menjadi generasi yang tajam pikirannya, lembut hatinya, kuat organisasinya, dan tidak mudah dibeli dengan jabatan kecil serta konsumsi rapat.

Hari Bangkit Pelajar Islam Indonesia bukan hari untuk merasa paling suci. Ini hari untuk menertawakan diri sendiri secukupnya, lalu memperbaiki diri sungguh-sungguh. Sebab kadang umat ini bukan kurang dalil, tetapi kurang malu. Bukan kurang seminar, tetapi kurang tindakan. Bukan kurang organisasi, tetapi kurang kejujuran.

Bangkitlah, wahai Pelajar Islam Indonesia dari bawah selimut kenyamanan, dari mabuk gawai. Bangkitlah sebelum dibangunkan sejarah dengan cara yang lebih keras. Bangsa ini tidak hanya membutuhkan pelajar yang pintar menjawab soal ujian, tapi pelajar yang berani dan mampu menjadi jawaban atas soal-soal zaman dan keumatan.

Sebenarnya, masih ada satu pertanyaan mendasar dan menggelitik. Setelah 79 tahun berdiri dan setiap tahunnya kita memperingati Hari Bangkit, apanya ya …… yang sudah bangkit……..?

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen − 14 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam