DPRD Jabar Bahas Raperda Pembudi Daya Ikan dan Petambak Garam

Terasjabar.co – Untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat pesisir, DPRD Provinsi Jawa Barat sedang melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif terkait Perlindungan dan Pemberdayaan Pembudi Daya Ikan dan Petambak Garam.

Raperda tersebut, juga bertujuan sebagai landasan hukum bagi Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten dan Kota serta masyarakat untuk menyusun strategi perlindungan dan pemberdayaan pembudi daya ikan dan petambak garam di Provinsi Jawa Barat.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Didi Sukardi mengungkapkan, dari 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, 11 di antaranya berada di daerah pesisir pantai. Dengan jumlah tersebut, Didi menganggap Jawa Barat memiliki potensi perikanan serta kelautan yang besar.

“Dengan panjang pantai kurang lebih delapan ribu kilometer dan  luas laut delapan belas ribu kilometer persegi, disitu kita mempunyai potensi perikanan dan keluatan yang begitu besar,” papar Didi dalam Rapat Paripurna Internal DPRD Provinsi Jawa Barat, Jumat (4/5/2018) lalu.

Didi menambahkan, sebanyak 4734 orang bergerak di tambak garam. Dan pelaku pembudidaya ikan di Jawa Barat 5675 orang terdiri dari pembudi daya kolam, tambak, keramba, dan jenis lainya.

Selain itu Didi menyebut, 28% dari produksi ikan nasional berasal dari Jawa Barat. Sampai saat ini produksi ikan di Jawa Barat mencapai 1,12 ton.

“Jadi ikan air tawar nasional 28% itu dari jawa barat, ini potensi yang luar biasa, ” katanya.

“Kontribusi Jawa Barat terhadap nasional terkait sektor perikanan cukup tinggi, sehingga para pembudi daya ikan harus kita berdayakan dan harus kita berikan perlindungan” tambah politisi PKS tersebut.

Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat memandang, dua segmentasi ini menjadi fokus dalam usulan Prakarsa Raperda ini.

“Selain itu kita juga dihadapkan pada beberapa permasalahan yaitu pengelolaan secara tradisional, akses permodalan yang lemah, serta sarana dan prasarana yang belum mencukupi,” ungkapnya.

Sejauh ini, Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat sudah melakukan pembahasan awal, pengkajian dan pendalaman bersama tim yang terdiri dari Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda) DPRD Provinsi Jawa Barat, sertaTim Ahli penyusun Raperda yang berasal dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan serta Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran.

“Kita sudah melakukan diskusi dan pertemuan dengan unsur perangkat daerah provinsi dan unsur pemerintah daerah kabupaten dan kota. Selain itu, diskusi yang dilaksanakan dengan himpunan nelayan seluruh Indonesia jawa barat, dan petambak garam di beberapa daerah Provinsi Jabar, ” Jelas Didi.

Didi berharap, dengan adanya Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Pembudi Daya Ikan dan Petambak Garam, dapat mendongkrak pembangunan di sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan di Jabar.

“Sehingga (Raperda) mampu berkontribusi signifikan bagi pembangunan perekonomian dan peningkatan kesejahteraan rakyat di jawa barat, serta mendorong kelestarian dan ekosistem kita,” tegasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen + 20 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam