Buruh di Jabar Bakal Demo Besar-Besaran!

Terasjabar.co – Massa buruh yang tergabung dalam KSPSI Jawa Barat akan menggelar aksi besar-besaran menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) pada 20-21 September mendatang.

KSPSI Jawa Barat akan membawa sejumlah tuntutan lainnya yang menyangkut kesejahteraan buruh.

“KPSPI, kita nanti tanggal 20-21 (demonstrasi),” kata Ketua KSPSI Jabar Roy Jinto via sambungan telepon, Selasa (6/9/2022).

Mewakili buruh, ia akan menuntut penyesuaian upah tahun 2022 dan kenaikan upah tahun 2023 mendatang. Kenaikan upah ini jadi mutlak harus diwujudkan.

“Tuntutan, sama penolakan kenaikan BBM, kemudia UU Cipta Kerja, harus ada penyesuaian upah di tahun 2022 dan harus ada kenaikan upah di tahun 2023,” ujarnya.

Roy juga meminta formulasi upah di tahun 2023 harus diubah dan perlu ada kenaikan upah bagi buruh. Sebab jika tidak naik dikhawatirkan akan memicu inflasi.

“Harus naik, nggak bisa pakai formula seperti tahun ini yang nggak naik karena menggunakan PP 36, sedangkan per Juli kemarin inflasi sudah 3,85 persen apalagi dengan kenaikan BBM ini bisa sampai 8 persen,” jelasnya.

Disinggung mengapa aksi dilajukan 20-21 September mendatang, pihaknya saat ini masih melakukan konsolidasi ke kabupaten/kota di Jawa Barat. Lokasi aksi juga akan ditentukan belakangan.

“Supaya butuh waktu konsolidasi ke kabupapten/kota supaya masif. Belum diputuskan (jumlah massa dan lokasi) tergantung kesiapan teman-teman di kabupaten/kota karena tanggal 14 kita Rakerda KSPSI Jawa Barat,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *