Sidang Terbuka Doktor, Didah Durrotun Naafisah Angkat Strategi Penguatan Daya Saing Industri Fashion Halal di Jawa Barat

Terasjabar.co – Didah Durrotun Naafisah resmi melaksanakan Sidang Terbuka Promosi Doktor pada Program Studi Hukum Islam, Konsentrasi Ekonomi Syariah, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, bertempat di Gedung Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Sabtu (29/8/2026).

Dalam sidang tersebut, Didah mempresentasikan disertasi berjudul Strategi Inovasi, Modal Produksi, dan Digital Marketing dalam Penguatan Pengembangan Daya Saing Industri Fashion Halal di Jawa Barat”.

Sidang terbuka tersebut menjadi tahapan penting dalam perjalanan akademik Didah untuk memperoleh gelar Doktor Hukum Islam pada Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Disertasinya mengkaji persoalan strategis dalam pengembangan industri fashion halal di Jawa Barat, terutama di tengah perubahan kebutuhan konsumen, perkembangan teknologi digital, keterbatasan modal produksi, persaingan industri, serta tuntutan terhadap jaminan kehalalan produk.

Sidang promosi doktor tersebut dipimpin Prof. Dr. H. Aden Rosadi, M.Ag. selaku Ketua Sidang. Sementara Prof. Dr. H. Endang Solehudin, M.Ag. bertugas sebagai Sekretaris Sidang sekaligus Oponen Ahli.

Adapun jajaran promotor terdiri dari Prof. Dr. H. Mohamad Anton Athoillah, MM. sebagai Ketua Promotor, serta Prof. Dr. H. Ahmad Hasan Ridwan, M.Ag. dan Dr. Muhammad Hasanuddin, S.Ag., M.Ag. sebagai Anggota Promotor.

Sementara itu, sebagai oponen ahli hadir Prof. Dr. Deni Kamaludin Yusup, M.Ag., Dr. Dadang Husen Sobana, S.Ag., M.Ag., dan Dr. Evi Sopiah, M.Ag. Adapun Prof. Dr. H. Fauzan Ali Rasyid, M.Si. tercatat sebagai Guru Besar dalam susunan tim sidang.

Kehadiran jajaran akademisi tersebut memberikan ruang bagi promovendus untuk memaparkan, mempertanggungjawabkan, sekaligus mendiskusikan secara akademik hasil penelitian yang telah dilakukan.

Dalam penelitian tersebut, Didah menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Penelitian dilakukan melalui studi kasus terhadap tiga pelaku industri fashion di Jawa Barat, yakni Jenna & Kaia, Nadjani, dan Gun’s Leather. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan unitisasi, kategorisasi, interpretasi, dan triangulasi data.

Penelitian ini tidak hanya melihat daya saing dari perspektif ekonomi dan bisnis, tetapi juga mengintegrasikan prinsip Maqashid Syariah, teori halal, Halal Supply Chain, Halal Value Chain, teori inovasi Schumpeter, Resource-Based View (RBV), digital marketing, serta Diamond Porter sebagai kerangka untuk memahami pembentukan keunggulan kompetitif industri fashion halal.

Temukan Model HARMONI

Salah satu kontribusi penting dalam disertasi tersebut adalah lahirnya konstruksi konseptual Model HARMONI, yang merupakan akronim dari Halal Orientation, Adaptive Innovation, Resource & Production Capital, Marketing Optimization, dan Industry Competitiveness.

Model HARMONI menempatkan Maqashid Syariah sebagai landasan nilai dan prinsip halal sebagai orientasi strategis yang menghubungkan inovasi adaptif, penguatan modal dan sumber daya produksi, serta optimalisasi pemasaran untuk menghasilkan daya saing industri fashion halal yang berkelanjutan.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa daya saing industri fashion halal tidak hanya ditentukan oleh kualitas dan keunikan produk. Kemampuan pelaku usaha dalam mengintegrasikan prinsip halal ke dalam keseluruhan aktivitas bisnis juga menjadi faktor penting.

Strategi inovasi diwujudkan melalui pengembangan produk, desain, proses produksi, teknologi, dan model bisnis yang berorientasi pada kebutuhan konsumen sekaligus nilai-nilai halal. Sementara itu, modal produksi berperan dalam memperkuat sumber daya manusia, teknologi, bahan baku, fasilitas, dan kapasitas produksi.

Di sisi lain, digital marketing berfungsi memperluas jangkauan pasar, membangun brand awareness, meningkatkan interaksi dengan konsumen, serta memperkuat positioning produk fashion halal. Ketiga aspek tersebut kemudian berintegrasi untuk membentuk nilai halal, diferensiasi, dan keunggulan kompetitif.

Halal Bukan Sekadar Sertifikasi

Salah satu temuan menarik penelitian Didah adalah bahwa konsep halal dalam industri fashion tidak semata-mata dipahami sebagai persoalan status halal atau sertifikasi. Halal berkembang menjadi nilai strategis dan kapabilitas strategis yang dapat diintegrasikan ke dalam inovasi, produksi, dan pemasaran.

Hasil penelitian terhadap Jenna & Kaia, Nadjani, dan Gun’s Leather menunjukkan adanya kesadaran dan praktik yang berkaitan dengan halal, antara lain melalui perhatian terhadap bahan, kualitas, kebersihan, proses produksi, dan karakter produk. Namun, pada saat yang sama, masih terdapat ruang penguatan dalam aspek halal assurance, verifikasi, ketertelusuran, serta sertifikasi halal.

Dalam perspektif tersebut, prinsip halal dapat menjadi sumber halal-oriented innovation, memperkuat halal production capability, sekaligus menjadi sarana komunikasi nilai halal melalui media sosial, marketplace, website, content marketing, dan visual marketing.

Sinergi tersebut menghasilkan sebuah proses penciptaan nilai yang berkelanjutan, mulai dari halal, strategi inovasi, modal produksi, digital marketing, halal value creation, diferensiasi dan keunggulan kompetitif hingga penguatan daya saing industri fashion halal di Jawa Barat.

Dorong Penguatan Ekosistem Fashion Halal Jawa Barat

Disertasi ini diharapkan memberikan kontribusi tidak hanya bagi pengembangan ilmu Hukum Ekonomi Syariah, tetapi juga bagi pelaku industri fashion dan UMKM, pemerintah, lembaga halal, lembaga pendamping usaha, konsumen, serta masyarakat.

Bagi pelaku usaha, hasil penelitian dapat menjadi kerangka praktis untuk mengintegrasikan prinsip halal dengan strategi inovasi, pengelolaan modal dan sumber daya produksi, serta digital marketing. Sementara bagi pemerintah dan pemangku kebijakan, penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan program pendampingan, fasilitasi sertifikasi halal, penguatan kapasitas sumber daya manusia, akses permodalan, inovasi, dan digitalisasi industri fashion halal.

Melalui sidang terbuka tersebut, Didah Durrotun Naafisah menunjukkan bahwa pengembangan industri fashion halal membutuhkan pendekatan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mengedepankan kemaslahatan, nilai syariah, inovasi, keberlanjutan, kepercayaan konsumen, dan daya saing.

Disertasi tersebut sekaligus menegaskan bahwa industri fashion halal Jawa Barat memiliki peluang besar untuk berkembang lebih kompetitif apabila inovasi, kekuatan modal produksi, dan pemanfaatan teknologi digital dapat diintegrasikan dengan prinsip halal sebagai bagian dari kapabilitas strategis industri.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × five =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam