Pemprov Jawa Barat Terapkan Mekanisme SKDR Untuk Cegah DBD

Terasjabar.co – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerapkan mekanisme Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) untuk mencegah dan menekan angka kasus penyakit Deman Berdarah Dengue atau DBD di tengah pandemi COVID-19.

“Karena saat ini, kita sedang menghadapi pandemi COVID-19 maka hal ini menjadi tantangan tersendiri sehingga pencegahannya (DBD) tidak bisa dilakukan dengan fogging karena masyarakat tinggal di rumah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar Berli Hamdani Gelung Sakti, Senin (29/6/2020).

Berli mengatakan pertimbangan pihaknya tidak melakukan fogging atau pengasapan untuk mencegah DBD saat pandemi COVID-19 karena dinilai kurang tepat, terlebih saat ini masyarakat diimbau untuk berdiam diri di rumah.

Pihaknya menjelaskan mekanisme SKDR dilakuka‎n pada pelaporan kasus DBD di lapangan dan petugas kesehatan seperti bidan, mantri dan puskesmas pembantu melakukan pelaporan kepada petugas surveilans di puskesmas melalui layanan pesan singkat atau SMS.

Nantinya, kata Berli, petugas survei dari puskesmas akan mengirimkan data yang diterima ke kabupaten juga melalui SMS, kemudian data akan dientri dan dianalisis oleh kabupaten.

“Setelah itu dikirim melalui e-mail ke provinsi dan pusat dengan menggunakan perangkat lunak khusus yang dapat menghasilkan peringatan dini atau sinyal kewaspadaan menurut tempat, waktu dan jenis penyakitnya,” katanya.

Jika dalam analisis muncul alert atau signal maka kabupaten segera lakukan respons verifikasi data, penyelidikan epidemiologi, konfirmasi laboratorium dan penanggulangan sesuai dengan situasi dan kondisi.

“Selain itu, respons juga dapat dilakukan secara bersama dengan puskesmas,” kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan upaya lain untuk menekan kasus DBD di Jabar ialah dengan peningkatan petugas pemantauan jentik berkala melalui Program 1R1J (1 Rumah 1 Jumantik).

Lalu dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan metode 3M yakni pertama menguras atau membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.

Kedua menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah.

“Kami juga mengimbau untuk ‎menaburkan bubuk larvasida lebih dikenal dengan bubuk abate pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan‎,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil Barat bahwa penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) harus tetap diwaspadai oleh semua pihak.

Orang nomor satu di Provinsi Jabar ini sudah mengingatkan kepada seluruh warga untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan juga menjalankan program hidup sehat dan bersih.

“Mudah-mudahan masyarakat lebih lebih peduli lagi menjaga kebersihan diri dan lingkungannya agar terhindar dari penyakit,” kata dia.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + two =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam