210 Calon Kepsek di Kota Bandung Lolos Dalam Tes Akademik Si Kasep

Terasjabar.co – Proses seleksi Si Kasep (Seleksei Kepala Sekolah Profesional) loloskan 210 orang calon kepala sekolah dari 261 peserta dinyatakan lolos dalam tahapan tes akademik dari aplikasi sistem berbasis daring yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kota Bandung. Tahapan seleksi tersebut dilaksanakan di SMPN 2 Bandung, Jalan Sumatera, Kota Bandung Sabtu (24/11/2018).

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Disdik Kota Bandung, Cucu Saputra mengatakan, 210 orang calon kepala sekolah yang lolos tes tahap kedua tersebut, terdiri dari berbagai jenjang pendidikan diantaranya, tujuh orang TK, 91 orang SD, dan 112 orang SMP.

Para peserta tersebut berhak mengikuti tes tahap ketiga, yaitu assesment kompetensi, yang akan dilaksanakan mulai Senin (26/11) hingga Rabu (29/11) di SMKN 5 Bandung, Jalan Bojong Koneng, Kota Bandung.

“Jumlah calon kepala sekolah yang lolos dalam tes akademik itu 210 orang dari 261 peserta yang lolos tes sebelumnya yaitu Psikotest. Penguman hasil seleksi itu pun sudah di putuskan dan di terbitkan dalam website Si Kasep jam 23.00 Sabtu malam,” ucapnya, Senin, (26/11/2018).

Ia mengungkapkan, penyelenggaraan Si Kasep sebagai suatu upaya mempersiapkan generasi baru kepala sekolah yang dibutuhkan untuk jangka waktu lima tahun kedepan.

“Berdasarkan data yang kami miliki untuk proyeksi kebutuhan posisi kepala sekolah di lima tahun kedepan atau hingga tahun 2023, dari 274 kepala sekolah SD yang akan pensiun mencapai 200 orang, sedangkan jenjang menengah pertama, dari 57 SMP yang ada, 33 diantaranya pensiun, dan kebutuhan TK, sekitar enam orang,” ungkap Cucu.

Selanjutnya, Cucu menambahkan sistem seleksi tersebut tidak selalu berorientasi pada kebutuhan kouta, sebab pihaknya ingin mencari dan menggali potensi para guru  yang memiliki kualitas dan bakat sebagai kepala sekolah di setiap jenjang pendidikan. Untuk otoritas tersebut, dalam setiap tahapan seleksi ini, Disdik Kota Bandung bekerja sama dengan pihak-pihak lembaga indipenden.

Oleh karena itu, dalam seleksi Si Kasep ini pihaknya belum dapat menentukan berapa jumlah calon kepala sekolah yang akan lolos di akhir tahapan seleksi.

Pasalnya, ia tidak ingin memaksakan calon kepala sekolah yang tidak berpotensi untuk mengisi posisi strategis sebagai pucuk pimpinan di setiap sekolah, hanya sekedar mengejar target pemenuhan kuota yang dibutuhkan kepala sekolah di Kota Bandung.

“Maka seleksi Si Kasep ini bisa di selenggarakan setiap tahun atau dua tahun sekali, karena secara normatif sebetulnya penjenjang karir di guru saat ini, banyak yang belum memenuhi syarat sebagai kepala sekolah sebagaimana ketentuan aturan Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018, yaitu usia maksimal 56 tahun, golongan 3c, dan masa bakti minimal 6 tahun. Jadi meski sebagian sudah memenuhi syarat usia dan masa bakti, tapi banyak yang belum mencapai 3c (golongan),” tuturnya.

Bila mengacu pada ketentuan tersebut atau proyeksi terlalu jauh, akan membuat banyak guru-guru yang memiliki potensi sebagai kepala sekolah, harus terganjal kehilangan kesempatannya.

“Oleh karena itu, harapan dari proses mekanisme seleksi Si Kasep ini dapat melahirkan para kepala sekolah yang mampu profesional, memiliki integritas, dan orientasi untuk mewujudkan kualitas pendidikan terbaik bagi Kota Bandung,” pungkas Cucu.

Bagikan :

Leave a Reply

One thought on “210 Calon Kepsek di Kota Bandung Lolos Dalam Tes Akademik Si Kasep

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *