Tidak Pro Rakyat, Achdar Sudrajat Minta Pemerintah Pikir Ulang Tentang Pajak Sekolah dan Sembako

Terasjabar.co – Pemerintah berencana menghapus jasa pendidikan dari daftar objek non-jasa kena pajak (JKP) pada pasal 4a draf perubahan UU No 6 tahun 1983 Tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Dalam pasal yang sama, disebutkan barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak di hapus dalam RUU KUP sebagai barang, akan dikenakan PPN. Dimana dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 99/PMK.010/2020 tentang Kriteria dan/atau Rincian Barang Kebutuhan Pokok yang Tidak Dikenai Pajak Pertambahan Nilai, jenis barang kebutuhan pokok yang dimaksud, yakni beras dan gabah, jagung, sagu, kedelai, garam konsumsi, daging, telur, susu, buah-buahan, sayur-sayuran, dan ubi-ubian.

Justru dalam draf RUU KUP ayat (1) tarf PPN dapat dubah menjadi paling rendah 5 persen dan paling tinggi 15 persen. Padahal pengaturan tentang sembako yang merupakan barang sangat dibutuhkan masyarakat sebelumnya tidak dikenakan PPN, seperti diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 144 Tahun 2000 tentang Jenis Barang yang Tidak Dikenakan Pajak Pertambahan Nilai.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. M. Achdar Sudrajat, S.Sos. menilai rencana pemerintah untuk mengadakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas Sekolah dan produk pertanian, perikanan, peternakan, dan lain sejenisnya tidak pro rakyat. Terutama dalam kondisi Pandemi Covid-19 saat ini yang sangat berpengaruh kepada perekonomian masyarakat.

“Kebijakan ini sama sekali tidak pro rakyat, tidak berpihak kepada mendorong peningkatan daya beli masyarakat. Justru, ini akan semakin memperkeruh situasi jika sampai pajak atas sekolah dan bahan pokok ini diberlakukan,” ujar legislator asal Kabupaten Bekasi itu kepada Terasjabar.co, Sabtu (12/6/2021), menanggapi rencana Pemerintah akan menarik Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12% atau jasa pendidikan lainnya.

Atas dasar itu, Anggota Komisi IV DPRD Jabar ini meminta agar pemerintah memikirkan ulang pelaksanaan rencana kebijakan tersebut. Bahkan, menurutnya kondisi perekonomian masyarakat sedang sangat terpuruk saat ini.

“Bangsa ini tidak akan kuat tanpa dukungan segenap lapisan masyarakat. Bukan mau mengatakan bahwa pajak tidak perlu, sangat perlu dan penting. Tetapi untuk sektor pendidikan, pertanian, perikanan maupun peternakan belum waktunya. Kondisi perekonomian saat ini harus menjadi perhatian,” ujarnya.

Bahkan, Achdar sependapat bahwa seluruh warga Negara wajib membayar pajak. Sebagai bukti kepatuhan kepada Negara dan pemerintahnya. Namun, saat ini seluruh lapisan masyarakat terdampak akan pandemi yang melanda ini.

“Kita minta dengan sangat, agar pemerintah memikirkan ulang untuk menerapkan peraturan dan kebijakan tersebut,” katanya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seventeen − 14 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam