Belanja Daerah Harus Berkualitas, Tetep Abdulatip: Jangan Hanya Bicara Serapan Anggaran
Bandung, 17/4/26 — Pengelolaan keuangan daerah tidak hanya berkaitan dengan kemampuan pemerintah memperoleh pendapatan, tetapi juga bagaimana anggaran tersebut dibelanjakan. Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat Tetep Abdulatip menilai kualitas belanja perlu menjadi perhatian dalam setiap pembahasan APBD.
Menurutnya, tingginya serapan anggaran belum otomatis menunjukkan keberhasilan program. Pemerintah juga perlu memastikan bahwa belanja tersebut menghasilkan output dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
“Jangan hanya mengejar serapan. Yang lebih penting adalah apa yang dihasilkan dari anggaran tersebut. Ada manfaat atau tidak, tepat sasaran atau tidak,” ujar Tetep.
Ia mengatakan setiap program pemerintah harus memiliki indikator yang jelas. Dengan indikator tersebut, DPRD dapat melakukan pengawasan secara lebih terukur terhadap pelaksanaan program dan hasil yang diperoleh.
Tetep juga mendorong agar belanja daerah diarahkan pada program yang memiliki dampak luas. Anggaran yang dikelola pemerintah harus mampu mendukung pelayanan publik, penguatan ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Setiap rupiah dalam APBD adalah uang masyarakat. Karena itu penggunaannya harus dapat dipertanggungjawabkan, bukan hanya secara administrasi tetapi juga secara manfaat,” katanya.
Menurutnya, transparansi menjadi bagian penting dari kualitas belanja daerah. Masyarakat perlu mengetahui program apa yang dibiayai, berapa anggarannya, dan apa hasil yang dihasilkan setelah program selesai.
Tetep menegaskan fungsi pengawasan DPRD akan terus diarahkan untuk melihat kesesuaian antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan hasil. Menurutnya, siklus APBD harus dilihat sebagai satu rangkaian yang saling berkaitan.






Leave a Reply