Peran BP4 dalam Mencegah Angka Perceraian di Jawa Barat: Upaya Membangun Keluarga yang Harmonis
Terasjabar.co – Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi Jawa Barat memegang peran penting dalam upaya mencegah tingginya angka perceraian. Melalui berbagai program dan inisiatif, BP4 berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pernikahan dan kehidupan keluarga, yang pada akhirnya dapat menurunkan angka perceraian.
Ketua BP4 Provinsi Jawa Barat, Prof. Dr. H. Encup Supriatna, M.Si., menyatakan bahwa masalah perceraian di Jawa Barat memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk lembaga-lembaga pemerintah dan masyarakat.
“Kami mencatat adanya penurunan angka perceraian di Jawa Barat dari tahun 2021 hingga 2024. Ini adalah bukti dari upaya yang kami lakukan bersama Kementerian Agama dan instansi terkait, yang bekerja keras memberikan edukasi dan pendampingan kepada pasangan suami istri serta calon pengantin,” ujar Prof. Encup.

BP4 tidak hanya terlibat dalam pendampingan pernikahan, tetapi juga melakukan bimbingan kepada pasangan yang menghadapi masalah rumah tangga.
“Kami melakukan pendalaman masalah yang dihadapi pasangan suami istri, memberikan solusi berbasis pada nilai-nilai keluarga yang harmonis. Salah satu fokus utama kami adalah mengedukasi masyarakat untuk lebih memahami hak dan kewajiban dalam berkeluarga serta pentingnya komunikasi yang baik,” jelasnya.
Dengan melibatkan berbagai program pencegahan perkawinan anak, bimbingan perkawinan untuk calon pengantin, serta penyuluhan kepada pasangan yang sudah menikah, BP4 berharap dapat menciptakan keluarga yang lebih stabil. Program tersebut dirancang untuk membekali pasangan dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengatasi konflik dalam rumah tangga.
Dalam menghadapi fenomena penurunan angka pernikahan yang terjadi akibat berbagai faktor, BP4 juga mendukung upaya menunda usia perkawinan hingga pasangan siap secara fisik, mental, dan sosial.
“Dengan menunda pernikahan sampai segala persiapan matang, kami berharap angka perceraian dapat terus menurun. Kami juga terus bekerja sama dengan berbagai instansi, seperti DP3AKB, BKKBN, dan Dinas Kesehatan, dalam mencegah perkawinan anak dan memberikan bimbingan yang bermanfaat bagi calon pengantin,” tambahnya.
Ke depan kata Prof. Encup, BP4 Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk terus berupaya mengurangi angka perceraian dengan terus melakukan pendampingan keluarga dan mendukung terciptanya pernikahan yang berkualitas, harmonis, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.
“Kedepan kami akan terus berupaya mengurangi angka perceraian dengan terus melakukan pendampingan keluarga dan mendukung terciptanya pernikahan yang berkualitas, harmonis, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Jawa Barat”, pungkasnya.






Leave a Reply