Bentuk Kekecewaan Bupati Bandung Setelah Tim Saber Pungli Jabar Lakukan OTT 3 Pejabat Disdik

Terasjabar.co – Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, akan mengkaji kembali tupoksi dari Korwil Pendidik di seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung sebagai bentuk kekecewaan.

Langkah itu diambil setelah tiga oknum pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli Jabar atas dugaan pungli beberapa hari lalu.

“Atas kejadian itu (OTT), saya sangat kecewa. Di saat kami akan optimalkan kualitas pelayanan bagi masyarakat dalam implementasi program seratus hari kerja, eh malah ada oknum yang demikian,” ujarnya, Sabtu (17/7/2021).

Dadang pun memastikan, oknum yang terjaring dalam OTT tim Saber Pungli Jabar telah di lepaskan tugas, jabatan, dan kewenangannya dari posisi sebelumnya.

Hal itu untuk mempermudah proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwajib.

“Mereka pasti kami beri tegas, di antaranya di non-job-kan dari jabatannya. Untuk proses hukum yang akan berjalan, kami sepenuhnya menyerahkan kepada pihak yang berwenang. Saya akan tetap fokus pada upaya meningkatkan kualitas pelayanan Pemerintah Kabupaten Bandung kepada masyarakat,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Data Informasi dan Publikasi Saber Pungli Jabar, M Yudi Ahadiat, mengatakan, bahwa terdapat tiga pejabat fungsional Disdik Kabupaten Bandung yang terjaring OTT Tim Saber Pungli Jabar pada tanggal 14 Juli 2021.

Mereka di antaranya Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang SD di Kecamatan Pangalengan berinisial SJ dan pengawasnya EA, serta AD yang merupakan Korwil Bidang SD di Kecamatan Kertasari.

“Betul, telah terjadi dugaan pungli di lingkungan Disdik Kabupaten Bandung. Kami melakukan penyelidikan selama dua hari pada 13 Juli sampai akhirnya melakukan OTT pada 14 Juli,” katanya saat dihubungi wartawan.

Yudi menambahkan, lokasi OTT tersebut, terjadi di Gedung Sekretariat PGRI Kabupaten Bandung, di Kawasan Katapang.

Selain mengamankan tiga terduga, kata Yudi, pihaknya juga mengamankan barang bukti uang tunai sekitar Rp 11,65 juta, yang diduga merupakan hasil pungutan dari para kepala SD di wilayah Pangalengan dan Kertasari.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan, SJ mengaku uang itu memang dipungut dari para kepala sekolah. Dalam keterangannya, SJ menyebutkan ia hanya memerintahkan EA untuk memungut nominal sebesar Rp 150 ribu per kepala sekolah yang diduga sebagai ‘pelicin’ atau memudahkan proses verifikasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang di susun oleh para kepala sekolah bersama Korwil Bidang SD masing-masing.

Namun fakta di lapangan, EA justru memungut Rp 200 ribu dari setiap kepala sekolah tersebut. Hal serupa juga terjadi di kalangan kepala sekolah di Kecamatan Kertasari yang dipungut oleh AD.

Yudi menambahkan, setidaknya pelaku EA dan AD ditargetkan harus memungut kepada 70 kepala SD, sehingga jika terkumpul semua, jumlahnya akan mencapai Rp 14 juta.

“Uangnya sendiri kami sita saat masih berada di tangan EA dan belum diserahkan ke SJ untuk wilayah Pangalengan. Sedangkan untuk wilayah Kertasari, uangnya dipegang oleh AD,” katanya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 1 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam