KPU Jabar Siapkan 83 TPS untuk Pemilih Tambahan

Terasjabar.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menyiapkan sebanyak 83 tempat pemungutan suara (TPS) tambahan Pemilu 2019 untuk melayani masyarakat yang masuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTb). TPS tambahan itu tersebar di delapan kota-kabupaten se-Jawa Barat.

Komisioner KPU Jabar Nina Yuningsih menuturkan tambahan TPS itu dikarenakan ada masyarakat yang awalnya masuk sebagai daftar pemilih khusus (DPK) menjadi daftar pemilih tambahan (DPTb). Sehingga perlu disiapkan TPS tambahan untuk melayani para pemilih tersebut.

Berdasarkan data yang ada, menurut Nina, jumlah DPTb tersebut sebanyak 6.060 pemilih. Mereka akan melaksanakan pemungutan suara di 83 TPS tambahan yang tersebar di beberapa daerah. Di antaranya Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Cirebon, Indramayu serta Kota dan Kabupaten Bogor.

“Kalau dijumlahkan DPT-nya sebesar 6.060 pemilih akan dilayani 83 TPS,” ucapnya.

Nina menjelaskan saat ini pihaknya masih menunggu distribusi logistik untuk keperluan TPS tambahan. Menurut rencana keperluan logistik, khususnya surat suara di 83 TPS itu, akan tiba malam ini.

“Saat ini kita masih menunggu distribusi surat suara dari KPU RI untuk melayani DPTb di 83 TPS ini. Prosesnya diterima hari ini,” kata Nina.

Untuk kategori DPTb, para pemilih harus membawa surat A5 (surat pemberitahuan pemilih tambahan atau pemilih pindah TPS) dan KTP elektronik. Kategori ini merupakan para pemilih yang tidak bisa memilih di TPS daerahnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Divisi Teknis Endun Abdul Haq menambahkan, secara keseluruhan di Jabar ada sebanyak 138.123 TPS. Jumlah tersebut telah termasuk TPS tambahan untuk melayani masyarakat yang masuk dalam DPTb.

“Kalau ditambah dengan jumlah TPS tambahan, jadi total ada 138.123 TPS,” ucapnya.

Ada tiga kategori pemilih dalam Pileg dan Pilpres pada 17 April 2019 mendatang. Kategori pertama pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT), kedua daftar pemilih tambahan (DPTb) dan ketiga daftar pemilih khusus (DPK).

Komisioner KPU Jabar Endun Abdul Haq menjelaskan dalam setiap kategori terdapat sejumlah syarat agar bisa menyalurkan suaranya pada Pemilu mendatang. Untuk warga yang masuk dalam DPT diharuskan membawa surat C6 (surat pemberitahuan pemungutan suara kepada pemilih) dan KTP elektronik.

“Yang masuk DPT diharapkan pemilih DPT bawa C6 dan KTP elektronik saat ke TPS,” kata Endun di Kantor KPU Jabar.

“Ini harus bawa formulir A5 dan KTP elektronik,” ucapnya.

Kemudian kategori ketiga, merupakan pemilih yang masuk sebagai DPK. Para pemilih tersebut diharuskan membawa KTP elektronik saat akan menyalurkan suaranya di TPS sesuai dengan alamat yang tertera dalam KTP elektroniknya.

“Ketiga daftar pemilih khusus yaitu yang yang tidak terdaftar di DPT atau DPTb. Itu boleh memilih dengan catatan harus punya KTP elektronik atau surat keterangan dari Disdukcapil,” ujar Endun.

Menurutnya, masing-masing kategori pemilih terutama untuk DPT dan DPTb itu bisa mendapat pelayanan di TPS sejak pukul 07.00 WIB-13.00 WIB. Sementara yang masuk dalam DPK dapat dilayani pada pukul 12.00 WIB-13.00 WIB.

“Pelayanan pemilih DPT dan DPK itu nanti memperoleh 5 surat suara. Kalau DPTb sesuai asal dapil pemilih untuk surat suaranya. Nanti yang DPT dan DPTb untuk pelayanan pemungutan suara dimulai pukul 07.00 WIB-13.00 WIB dan DPK dari 12.00 WIB-13.00 WIB,” tutur Endun.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *