Data Pemilih Difabel di Jabar Belum Komprehensif

Terasjabar.co – Data pemilih difabel belum komprehensif. Dengan demikian, tidak semua difabel di Jawa Barat menyalurkan suaranya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 lalu.

“Masih banyak kendala untuk mendapatkan data difabel yang komprehensif. Ini juga berdampak pada fasilitas di tempat pemungutan suara (TPS),” kata Anggota Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat Zaki Hilmi seusai kegiatan Sosialisasi Hasil Pengawasan Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa dalam Pilkada di Jabar 2018 bagi OKP dan OMS di Hotel Grand Pasundan Jalan Pelajar Pejuang, Rabu (29/8/2018).

Zaki menyebutkan, TPS menyediakan akses untuk difabel berdasarkan basis data pemilih difabel. Bila di TPS tersebut tidak ada pemilih difabel, maka fasilitas untuk difabel tidak akan tersedia.

“Ada aturannya terkait akses untuk difabel seperti tinggi meja dan bilik suara di TPS,” katanya.

Sulitnya mendapatkan data yang komprehensif itu, kata Zaki, disebabkan tidak adanya data khusus tentang difabel di instansi pemerintahan. Selain itu, dari pihak difabel dan keluarganya yang tidak mau mengungkap kondisi tersebut. Zaki menyebutkan masih banyak keluarga yang menilai kondisi difabel sebagai aib.

Padahal hak pilih difabel seharusnya tidak dibeda-bedakan. Ia berharap untuk pemilihan legislatif dan presiden 2019, ketersediaan data pemilih difabel diperbaiki.

“Kita masih membutuhkan masukan dan koreksi untuk perbaikan ke depan. Masih ada ruang kosong yang harus didiskusikan agar Pemilu 2019 menjadi lebih baik,” ujar Zaki.

Terkait laporan pelanggaran selama Pilkada 2018, kata Zaki, semakin membaik. Jumlah laporan dan temuan selama Pilkada 2018 lalu mencapai 452 laporan. Jumlah tersebut, kata Zaki, menunjukkan masyarakat yang semakin kritis.

“Mereka sudah dapat memilah mana yang disebut pelanggaran dalam Pilkada,” ucap Zaki.

Dari 452 pelanggaran itu, paling banyak berkaitan dengan alat peraga kampanye. Dikatakan Zaki, masih banyak alat peraga kampanye yang melanggar ketentuan. Sebanyak 59 laporan terkait alat peraga.

Jumlah laporan pelanggaran terbanyak kedua berkaitan dengan keterlibatan aparatur sipil negara. Zaki menyebutkan banyak temuan yang menunjukkan mobilisasi ASN dan penggunaan fasilitas negara dalam kampanye. Laporannya sebanyak 54 buah.

Sedangkan pelanggaran terbanyak ketiga adalah keterlibatan kepala desa. Modusnya hampir sama dengan mobilisasi pada ASN. Zaki menyebutkan ketiga pelanggaran itu selalu berulang di tiap pemilihan umum.

Oleh karena itu, pihaknya bersama Bawaslu Pusat telah menyiapkan aplikasi daring yang memudahkan pelaporan pelanggaran-pelanggaran dalam pilkada. Pelanggaran itu akan diproses secara administrasi, pidana, ataupun etik.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 − twelve =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam