Gandeng KPK, Iwan Bule Ancam Pencemar Sungai Citarum dengan Pasal Korupsi

Terasjabar.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penanganan pencemaran Sungai Citarum. Para pelaku yang terbukti melakukan pencemaran terancam dijerat pasal tindak pidana korupsi.

Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Mochamad Iriawan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Unit Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) KPK Asep Rahmat Suwanda terkait penerapan pasal korupsi dalam penanganan pencemaran di sungai terpanjang di Jabar itu.

Penerapan sanksi tersebut diharapkan lebih menimbulkan efek jera dan sanksi hukum lebih berat. Oleh karenanya, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu meminta para pengusaha di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum mengolah limbahnya lewat instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sebelum dibuang ke Sungai Citarum.

“Kami berharap para pengusaha, khususnya pabrik-pabrik di sekitar Citarum segera melakukan pengolahan limbah yang sesuai dengan aturan yang harus ditaati oleh mereka. Yang jelas, harus ada penegakkan hukum bagi pabrik yang masih bandel,” tegas Iriawan saat meninjau hulu Sungai Citarum atau Kilometer 0 Citarum di Situ Cisanti, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jumat (6/7/2018).

Iwan memastikan, lewat kerja sama yang dibangun pihaknya bersama KPK, para pencemar Sungai Citarum dapat dikenai pasal tindak pidana korupsi.

“Kami kemarin sudah koordinasi dengan KPK agar pencemaran lingkungan dimasukkan dalam kategori korupsi. Itu nanti domainnya KPK, kemarin sudah menyampaikan. Ada ranah ke sana, sehingga nanti akan ada efek jera,” papar Iwan.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jabar Nana Nasuha Juhri menambahkan, pihaknya siap mengkaji tingkat pencemaran yang dilakukan perusahaan sebelum menerapkan pasal korupsi tersebut.

“Harus dicermati terlebih dahulu sampai sejauh mana pelanggarannya. Nantinya, kita akan teliti apakah pencemarannya sudah melewati ambang batas atau tidak,” jelasnya.

Pihaknya juga akan memaksimalkan keberadaan Petugas Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH) untuk memantau DAS Citarum. PPLH, kata Nana, akan langsung menindaklanjuti setiap laporan pencemaran yang terjadi di DAS Citarum.

“Ketika ada laporan pembuangan limbah dari industri ke sumber air, maka petugas kami akan langsung turun dan berkoordinasi dengan teman-teman kabupaten/kota,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Naser yang turut mendampingi Iwan Bule menyebutkan, hingga kini, tercatat ada 126 pabrik yang sudah diberi peringatan oleh pemerintah. Saat ini, kata dia, para pengusahanya sedang dibina.

“Mereka harus ditindak tegas. Kalau ngak ditindak tegas, mereka tahu itu perbuatan salah, tapi mereka melakukan itu terus-menerus. Mudah-mudahan dengan kita memberikan edukasi terus akan merubah mindset mereka yang selama ini salah,” tegasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × two =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam