Zukifly Chaninago Sebut Alokasi Anggaran Penanggulangan Covid-19 Pemkab Subang Fantastis
Terasjabar.co – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan SMS (Kab. Subang, Kab. Majalengka dan Kab. Sumedang) melaksanakan pemantauan penanganan Covid-19 di Kabupaten Subang, Senin (6/4/2020).
Dalam kunjungannya tersebut, ia mendapat keterangan bahwa Pemerintah Kabupaten Subang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 80 miliar untuk penanggulangan Covid-19.
“Saya dapat kabar itu saat kunjungan ke Subang, dana sebesar itu merupakan pergeseran dari sejumlah pos anggaran dalam APBD tahun 2020. Alokasi penggunaannya antara lain Rp 20 miliar untuk belanja biaya obat-obatan, Alat Pelindung Diri (APD) dan kebutuhan honor tenaga medis. 12,5 miliar sudah digunakan. Sementara Rp 7,5 miliar sisanya untuk honor tenaga kesehatan. Selebihnya, Rp 60 miliar dialokasikan untuk warga yang terdampak atau jaminan sosial masyarakat”, kata Zulkifly kepada Terasjabar.co, Selasa (7/4/2020) siang.
Namun, ia mendapatkan informasi bahwa Ketua DPRD Subang, Narca Sukanda menilai usulan Pemkab Subang senilai Rp. 80 Miliar dinilai terlalu kecil. Narca mengusulkan pergeseran anggaran bisa dilakukan hingga Rp. 300 Miliar.
“Dan bahkan menurut penilaian Ketua DPRD Kab Subang, anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kab. Subang bisa ditingkatkan hingga Rp 300 Miliar, kalau 100 Miliar itu menurutnya tak sebanding dan masih terlalu kecil”, papar Zulkifly.
Melihat dan mendengar wacana pergeseran APBD 2020 Kab. Subang yang fantastis, Zulkifly mengatakan dana tersebut haruslah dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel, baik secara birokrasi maupun dihadapan publik.
“Menurut kami, di samping fokus soal penanganan penyakit virus corona, tentu akan ada pertanggungjawaban baik secara birokrasi maupun ke hadapan publik. Tentunya semuanya harus akuntable, baik sumber anggarannya darimana maupun penggunaannya untuk apa. Karena semuanya akan melalui saluran dan sumberdaya pemerintah, maka asas akuntabilitas dan transparansi harus menjadi bagian yang inheren di dalamnya. Sebab, kepercayaan dan dukungan publik merupakan salah satu kunci keberhasilan penanggulangan covid 19 ini,” tegas Zulkifly***(Ocidsutarsa/Adikarya Parlemen)






Leave a Reply