NOERSJAF: Pembawa Panji PII ke Jawa Barat (1947-2018)

Oleh:
Nunu A. Hamijaya
(Pusat Studi Sunda (PSS)-Bandung)

Terasjabar.co – NOERSJAF, adalah sosok yang telah mengukir tinta emas sejarah perjalanan kiprah dan peran tokoh-tokoh PII (Pelajar Islam Indonesia) sejak berdirinya hingga saat ini. Lahir di Minang, 1920, ayahnya H. Abdul Karim membawa Noersjaf kecil merantau ke Bandung, Jawa Barat hingga usia remaja, lalu ke Yogyakarta melanjutkan kuliah di Sekolah Tinggi Islam (STI),yang baru dipindahkan ke Yogyakarta (1946), akibat perjanjian Renville.

Dalam rentang waktu yang tak lama (1946-1947) itulah, Noersjaf telah menorehkan jejak hidupnya dengan bersama-sama sahabatnya, Joesdi Ghazali, Anton Timur Djaelani, dan Ibrahim Zarkasy mendirikan organisasi pelajar dengan nama Pelajar Islam Indonesia (PII), 4 Mei 1946.

Setahun kemudian, PII menyelenggarakan kongres pertamanya di Solo pada tanggal 14-16 Juli 1947. Noersjaf terpilih sebagai Ketua Umum PB PII (1947-1948). Dalam suasana genting peperangan pasca Agresi Militer I, memaksa Noersjaf yang juga anggota lasjakar Hizbulloh Divisi Sultan Agung harus hijrah ke Bandung, tempat dirinya sejak kecil dan remaja. Maka, kehadiran Noersjaf di Bandung itulah babak awal perkembangan PII di Jawa Barat.

NOERSJAF ke Bandung (Juli 1947). Saat itu merupakan ibukota Negara Pasundan, yang diproklamasikan pertamakalinya oleh Moesa Kartalegawa, (4 Mei 1947) di Alun-alun. Selanjutnya Negara Pasundan versi Konferensi Jawa Barat III, hingga 4 Februari 1950. Berdasarkan Konferensi Meja Bundar (KMB), 6 Agustus-27 November 1949), Negara RIS berdiri membawahi Negara RI Yogyakarta, dan Negara-negara bagian lainnya. Sedangkan Negara Pasundan pada 11 Maret 1950, menjadi bagian dari Negara RI Yogyakarta. Pada 17 Agustus 1950, Negara RIS berubahnama menjadi NKRI sedangkan Negara Pasundan berubah nama menjadi Provinsi Jawa Barat.

Antara tahun 1947-1967, kondisi politik dan keamanan di Jawa Barat, khususnya di Bandung sangatlah tidak stabil, karena dalam masa revolusi. Peristiwa penting diantaranya berdirinya Negara Pasundan, Pemberontakan APRA, dan konflik senjata antara Negara RIS dan NII (1949-1962); hingga pertarungan Masjumi vs PKI vs PNI dalam pentas politik (1955-1959) yang ditutup dengan lengsernya Soekarno (1967).

Selama masa awal di Bandung (1947-1949), Noersjaf menjalani kehidupan sebagai lasjkar Hizbulloh dan tenaga medis di RS Rancabadak, Bandung dan RS Cineam Tasikmalaya. Pada fase kedua, antara tahun 1950-1974, Noersjaf mengabdikan dirinya di lingkungan Pendidikan PGII (Persatuan Guru Islam Indonesia) di Bandung, baik sebagai tenaga guru dan terakhir menjabat sebagai Kepala SMA PGII Bandung (1964-1974). Pasca pensiun sebagai guru dan kepala sekolah, Noersjaf berkiprah di Persyarikatan Muhammadiyah (wafat 2018).

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 + seventeen =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam