Politik Historiografi Negara Ummat: Zelfbestuur Berdasarkan Syariat

Oleh:
Nunu A. Hamijaya
(Sejarawan Publik)

Terasjabar.co – Apa yang menjadi motivasi Para Sultan, para Ulama, dan para Haji melawan VOC/Hindia Belanda? Memperjuangkan apa? apakah memperjuangkan berdirinya Negara RI/NKRI. yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945?

Bukan! Mereka memperjuangkan kedaulatan menjalankan Syari’at Islam dalam sistem kesultanannya! Lalu, tatkala hal ini tidak lagi dilanjutkan oleh generasi berikutnya, apakah berarti mengkhianati apa yang menjadi tujuan mereka berjihad dulu? Apakah Perjuangan Kemerdekaan yang dimaksudkan mereka itu sama dg kemerdekaan mempertahankan NKRI??

Bukan kah, sebagai komunitas kita lahir pertama-tama sebagai UMAT ISLAM daripada sebagai Bangsa Indonesia? Mengapa justru yan terjadi Umat Islam menjadi sub-ordinasi/sub- sistem dari sebuah Bangsa Indonesia yang baru lahir di tahun 1930-an. Bukankah, sebagai Umat Islam di Hindia belanda adalah bagian dari satu tubuh bernama Umat Islam Dunia, dari Merauke hingga Maroko? Tahukan, bahwa konsep negara-bangsa kebangsaan’ adalah by desain kaum Kolonial-Imperialis Barat (Perjanjian Sykes-Pycot, 1916)?

Siapa yang sebenarnya sejati-nya melanjutkan Jihad fi Sabilillah agar sistem negara dan pemerintah-nya itu berdasar Syariat Islam? Apakah para elit pemimpin nasional Soekarno-Hatta-Syahrir?

Ataukah justeru yang telah dirintis oleh Oemar Said Tjokroaminoto dengan Zelfbestuur 1916 (National Conggres /NATICO I) di Bandung dan dalam Program Azas dan Tadhim (1931) PSII (Partai Syarikat Islam Indonesia) yaitu “berdirinya suatu pemerintahan Islam di Indonesia sebagaimana Negara Madinah yang didirikan Nabi SAW”? yang kemudian dilanjutkan dengan Sikap Hijrah (1936) berlanjut ke Konferensi Para Ulama dan Tokoh Islam (Masyumi, GPII,dsb) di Tjisajong (1948) yang melahirkannya komitmen mendirikan sebuah Negara Islam?

Apakah jalan kompromi sementara lewat Piagam JAKARTA, 22 Juni 1945 itu yang juga terbuktikan dikhianati oleh elit nasional sekuler (Soekarno-Hatta-Syahrir) masih layak dilanjutkan dan diperjuangkan?

Apakah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia saat ini harus berarti mempertahankan eksistensi NKRI yang terbukti dalam Historiografi-nya tidak sejalan dengan tujuan jihad fi Sabilillah para Sultan dan para ulama dan haji terdahulu? Siapakah yang sejatinya para pengkhianat perjuangan JIHAD FI SABILILAH para ulama, para wali, dan para sultan dahulu itu?

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × 5 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam