Warisan Hikmah Tamsil Linrung: Pendekatan Baru Penulisan Biografi Politik
Oleh:
Nunu A. Hamijaya
(Sejarawan Publik)
Terasjabar.co – Dalam kesempatan Halal Bi Halal & Konkerda IKAPI Jabar pada Rabu (1/4/2026) berlangsung serah terima buku dengan hard-cover Biografi Politik H. Tamsil Linrung karya Nunu A. Hamijaya kepada Staf Ahli Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Bapak Drs. H. Mahpudi, M.Pd.
Buku yang diberi Kata Pengantar Menteri Kebudayaan RI, Bapak Dr. Fadli Zon, M. Sc. adalah buku biografi unik dengan 34 speak up dari para tokoh nasional termasuk menteri aktif, mantan menteri dan mantan panglima TNI, gurubesar, dai nasional, rektot dan aktivis politik.
Buku ini berisi ‘hikmah Tamsil Linrung’ dalam karir politik, dakwah dan kenegaraan. Buku ini merupakan tafsir politik penulisnya terhadap kiprah kehidupan Tamsil Linrung.Isinya dapat menjadi semacam ‘roadmap’ bagi siapapun yang mengambil peran nya seperti beliau.
Buku setebal 438 halaman (cvi +331) ditulis dalam rengtang waktu November 2025 – Januari 2026. Pemilihah judul ‘warisan hikmah’, memberikan makna bahwa ‘isi pemikiran dan kiprah sang tokoh’ diharapkan menjadi warisan hikmah yang berlaku sepanjang zaman. Buku ini terdiri dari 9 (Sembilan) bab dan beberapa subjudul. Khusus untuk EPILOG beliau sendiri yang menulisnya.

Kesediaan sang tokoh (Tamsil Linrung) dituliskan biografinya sebagai ‘warisan hikmah’ setelah penulisnya bertemu langsung dalam momentum peringatan Piagam Djakarta, 22 Juni 2025 di Kantor DPP Partai Masyumi (Jakarta). Itulah pertemuan pertama hingga selesainya buku ini diterbitkan belum bertemu langsung.
Terhadap isi buku biografi ini, Tamsil Linrung menyatakan “bahwa sejatinya buku ini bukan tentang dirinya, tetapi lebih mewakili kemampuan penulis menggali nilai-nilai transendental di balik keputusan, sikap, dan tindakannya. Maka jika ada hal yang dipandang baik, datangnya dari Allah SWT melalui kedalaman intelektual penulisnya. Kemahiran penulis menjahit dimensi memoar dengan tafsir kontekstual terasa kuat menggiring pembaca merenungi fakta absolut. Bahwa Islam adalah energi penggerak, penjuru batin yang memurnikan motivasi. Ajaran ini bukan kumpulan ritus yang mengekang kreativitas.
“Tetapi kekayaan buku ini bukan hanya dimensi spiritualitasnya. Di bagian lain, penulis juga mengeksplorasi identitas kultural yang membentuk karakter khas manusia Bugis-Makassar. Terutama terkait peran tradisi dan petuah Bugis-Makasar yang ikut memberi andil kepada pribadi Tamsil Linrung ketika berdialog dengan dunia di negeri rantau”
Sebagai penulis, awal mula mengenal nama beliau, justru saat penulis menyelesaikan buku berjudul “MAJELIS MUJAHIDIN: Menuju Indonesia Bersyariah”. Buku setebal 1010 halaman ini ditulis bersama Ust. Irfan S Awwas, sebagai bagian dari kado Kongres VI Majelis Mujahidin, 19-20 Agustus 2023. Nama H.Tamsil Linrung tersebut sebagai pemberi endorsement’ buku tersebut.
Itulah sebabnya, penulis meminta Ustad Irfan S. Awwas, Majelis Mujahidin memberikan SPEAK-UP tentang buku biografi ini.
Beliau menulis, “Warisan Hikmah Islam, yang menjadi highlight buku ini, sejatinya adalah tentang bagaimana kita dapat mengimplementasikan ajaran Islam untuk membangun kemanusiaan yang adil dan beradab, negara yang maju dan berdaulat, adil dan sejahtera. Negara tanpa Islam akan kehilangan orientasi bernegara dan dari keadilan Ilahiy.”
“H. Tamsil Linrung, yang saya kenal sejak 1990-an, adalah pribadi yang luwes dalam pergaulan, murah hati, dan pandai menjaga silaturrahim dalam pertemanan. Ia juga seorang yang ulet dalam meniti karier politik, sejak dari aktivis mahasiswa muslim hingga menjadi pimpinan DPD RI”.
Dalam epilog sebagai penutup buku ini, Tamsil Linrung sendiri menulis demikian: …….Dan mungkin, suatu hari nanti, ketika generasi muda membaca kisah ini, mereka akan berkata dengan bangga: “Pernah ada seorang anak lorong bernama Tamsil Linrung, yang mengajarkan bahwa menjadi pemimpin berarti menjaga hikmah dan menyalakan harapan” (Makassar, 06 November 2025).
Rencananya, buku ini akan menjadi cenderamata Tamsil Linrung dalam event dan moment penting dalam tugasnya saat ini sebagai Senator DPD RI dan Wakil Ketua DPD RI.






Leave a Reply