Pornografi Remaja, Bukti Generasi Kurang Terurusi

Oleh:
Indah Rahma
(Praktisi Kesehatan)

Terasjabar.co – Tengah heboh dikalangan masyarakat beberapa minggu lalu mengenai rudapaksa yang dilakukan oleh sekelompok remaja di Palembang kepada seorang gadis berusia 13 tahun (Kumparan.com, 06/09/2024). Pelaku masih berusia belasan tahun alias masih duduk di bangku sekolah. Polda Sumsel dan polrestabes Palembang mengungkapkan bahwa terdapat empat orang pelaku yang melakukan hal bejat tersebut.

Berawal dari sang kekasih berinisial IS yang mengajak korban AA ke sebuah pertunjukan, namun sayang ditengah perjalanan AA dibekap hingga tidak sadarkan diri, pada saat itulah dilakukan rudapaksa oleh ke empat pelaku. Parahnya lagi korban AA sampai tidak sadarkan diri dan meninggal dunia ditempat kejadian (tvonenews.com, 08/09/2024). Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, ditemukan beberapa fakta bahwa para pelaku telah kecanduan pornografi. Pelaku berinisial IS bahkan menonton film porno sebelum melakukan aksi terlaknatnya. Tidak hanya sampai disitu, ke empat remaja yang menjadi pelaku sempat menghadiri acara pengajian dirumah AA untuk mengelabui keluarga korban. Tidak ada penyesalan sama sekali yang tergurat di wajah lugu remaja belasan tahun tersebut.

Walaupun keempat pelaku tersebut telah terbukti merencanakan pemerkosan dan pembunuhan tersebut, namun tiga dari empat pelaku tidak ditahan dan hanya dilakukan pembinaan atas permintaan keluarga pelaku dengan dalih masih dibawah umur, sedangkan IS yang berusia 16 tahun menjadi tersangka dan sedang dalam proses hukum (cnnindonesia.com, 06/07/2024). Kasus-kasus yang disebabkan karena kecanduan pornografi yang berujung pada pornoaksi ditengah-tengah remaja makin hari makin menjadi, bahkan anak dibawah umur sekalipun tak luput dari daftar pelaku. Hal demikian membuat miris dan tak habis pikir.

Potret generasi yang semakin suram adalah fakta dan realita yang harus kita saksikan setiap detik. Lantas yang menjadi pertanyaan adalah kemana peran orang tua para pelaku? Bagaimana pendidikan yang diberikan baik dirumah maupun disekolah? Bagaimana peran negara dalam mengatasi ataupun mencegah degradasi moral generasinya? Lebih frontalnya lagi jika kita tinjau dari perilaku para pelaku yang kecanduan pornografi mereka justru bangga dengan kejahatan yang telah dilakukannya. Fenomena ini bisa juga menjadi gambaran dimana anak-anak kini telah kehilangan masa kecil yang penuh kebahagiaan, bisa bermain dan belajar dengan tenang, sesuai dengan fitrah anak yang semestinya. Hal ini tentu saja disebabkan oleh berbagai faktor seperti berkaitan dengan media yang dewasa ini semakin liberal dan mudah mengakses konten-konten negatif, disisi lain tidak ada keseriusan dari negara untuk menutup konten-konten pornografi demi melindungi generasi bangsa ini. Kegagalan sistem pendidikan juga tampak dari kasus ini dan menunjukan ketidak pedulian negara kepada generasi Indonesia hari ini, layaknya seorang anak yang dicampakan ibunya, tak terurusi.

Seperti yang kita ketahui perzinahan maupun sex bebas merupakan dosa besar yang dilarang dalam Islam, bahkan mendekatinya pun dianggap haram. Dalam Surat Al-Isra ayat 32, Allah Ta’ala berfirman: “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan jalan yang buruk”.

Islam telah menyediakan berbagai perlindungan untuk menjaga remaja dari pergaulan bebas, seperti pemisahan antara laki-laki dan perempuan, kewajiban menutup aurat, menundukkan pandangan, menjaga kehormatan, larangan khalwat dan ikhtilat, serta sanksi bagi pelaku zina. Selain itu, Islam mempermudah pernikahan.

Dalam sistem Islam, pendidikan Islam yang berbasis akidah akan diterapkan untuk membentuk kepribadian Islami dan memberikan bekal tsaqafah Islam kepada remaja agar mereka dapat menjalani kehidupan dengan baik di dunia dan akhirat. Berbagai hal yang merusak generasi, seperti konten pornografi di media sosial dan game, akan dilarang, serta budaya asing yang bertentangan dengan Islam tidak akan diterima. Infrastruktur akan dirancang sesuai dengan akidah Islam untuk mendukung ketakwaan umat. Islam akan mewajibkan negara mencegah terjadinya kerusakan generasi melalui penerapan aturan Islam pada berbagai aspek kehidupan di antaranya pendidikan Islam, media Islami, hingga sistem sanksi yang membuat jera. Negara memiliki peran besar dalam hal ini, sebagai salah satu pilar tegaknya aturan Allah.

Wallahu’alam

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × five =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam