DETIK HIDUP (Terilhami Lagu Kang Iwan Abdurachman)

Oleh:
Ganjar Kurnia

Terasjabar.co – Detik, bisa masuk begitu saja, melewati celah-celah kesadaran. Lalu pergi sebelum sempat kita tanyakan namanya. Kita hanya mendengar langkahnya dari bunyi jam di dinding, dari rambut yang perlahan memutih, dari wajah orang-orang yang dahulu muda bersama kita, tetapi kini mulai berjalan terseok sambil membawa kenangan masing-masing.

Setiap detik seperti setitik air yang jatuh ke dalam sumur tanpa dasar. Suaranya kecil, nyaris tak terdengar, tetapi terus-menerus mengurangi persediaan hidup.

Kita sering mengira waktu masih panjang. Karena itu, banyak pagi dilewati tanpa rasa syukur. Banyak sore dibiarkan kosong. Banyak malam dihabiskan untuk memikirkan hal-hal yang bahkan esok hari tidak lagi penting. Kita sibuk menghitung milik orang lain, membicarakan kekurangan tetangga, mengejar pujian, dan memelihara luka, seolah-olah hidup telah memberi jaminan perpanjangan kontrak. Padahal, di suatu tempat yang tak kita ketahui, garis akhir sedang menunggu dengan tenang.

Ia tidak berteriak. Tidak memasang papan pengumuman. Tidak mengirim undangan. Ia hanya menunggu, sementara kita terus berlari—kadang menuju sesuatu yang bahkan tidak kita pahami.

Pada saat-saat sunyi, ketika suara dunia mengecil dan dada mulai mendengar dirinya sendiri, timbul sebuah pertanyaan:”Sudah kuisi dengan apakah, detik-detik yang diberikan kepadaku?”. Dengan kasih sayang, atau kebencian? Dengan keberanian memaafkan, atau kesenangan mengungkit luka? Dengan tangan yang menolong, atau jari yang terus menunjuk kesalahan orang lain?

Pertanyaan itu membuat malam terasa lebih dalam. Sebab ternyata hidup bukan hanya soal berapa lama kita berada di dunia, melainkan apa yang kita tinggalkan dalam hati orang-orang yang pernah berjalan bersama kita. Seseorang mungkin hidup seratus tahun, tetapi tidak pernah sungguh-sungguh hadir. Sementara yang lain singgah sebentar, namun kebaikannya menetap lama seperti harum tanah setelah hujan.

Barangkali hidup memang tidak dihitung dari panjangnya umur, tetapi dari seberapa banyak detik yang berhasil kita selamatkan dari kesia-siaan. Detik ketika kita menahan amarah, detik ketika kita memilih diam agar tidak melukai, detik ketika kita menggenggam tangan seseorang yang hampir menyerah, detik ketika kita meminta maaf, meskipun kesombongan berteriak bahwa kita tetap merasa benar.

Detik-detik kecil itulah yang diam-diam membangun arti. Namun manusia tetaplah makhluk yang gentar. Di balik segala kesibukan, ada ketakutan yang tidak berani disebutkan: takut perjalanan ini berakhir tanpa bekal, takut nama kita hilang, takut segala yang dikumpulkan ternyata tidak ikut dikenang.

Kita bertanya kepada langit, tetapi langit sering diam. Kita memanggil Tuhan, tetapi yang terdengar hanya gema suara sendiri. Mungkin bukan karena Tuhan jauh. Tapi, karena kita terlalu riuh. Hati telah dipenuhi begitu banyak suara—ambisi, kecemasan, pujian, dendam—hingga suara yang paling lembut tidak lagi memperoleh tempat.

Maka sesekali kita perlu berhenti. Bukan berhenti hidup, melainkan berhenti merasa bahwa dunia bergantung kepada kita. Duduklah sebentar di hadapan keheningan. Dengarkan napas yang masuk dan keluar tanpa pernah kita perintah. Rasakan jantung yang bekerja sejak sebelum kita mengenal namanya sendiri.

Bukankah setiap denyut adalah pemberian? Bukankah setiap tarikan napas merupakan izin untuk memperbaiki sesuatu? Hidup mungkin hanya perjalanan dari satu detik menuju detik berikutnya. Kita tidak pernah memiliki hari esok sekaligus. Kita hanya diberi saat ini: satu kesempatan kecil untuk menjadi lebih manusia, lebih lembut, dan lebih dekat kepada Yang Menghidupkan.

Kelak, jam di dinding akan tetap berdetak tanpa kita. Matahari tetap terbit. Burung-burung tetap menyambut pagi. Orang-orang akan melanjutkan percakapan yang tidak sempat kita selesaikan. Pada hari itu, yang tersisa bukan banyaknya benda yang pernah kita miliki, melainkan kebaikan yang sempat kita titipkan.

Maka sebelum detik ini pergi, marilah mengisinya. Dengan mencintai, meski sederhana. Dengan bersyukur, meski hidup belum sempurna. Dengan memberi, meski tangan tidak berlimpah. Dengan berdoa, karena kita mengerti ke mana perjalanan ini akan bermuara.

Hidup bukanlah tentang menemukan semua jawaban, tapi keberanian untuk terus berjalan, sambil percaya, bahwa sampai detik terakhir, ada Malaikat yang terus memantau.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 + 1 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam