Urgensi Reaktualisasi Nilai Pancasila dalam Manajemen Bencana di Sumatra

Oleh:
Ifkar Azkia Rahman
(Mahasiswa Program Studi Sosiologi, FISIP, UIN Sunan Gunung Djati Bandung)

Terasjabar.co – Bencana besar yang melanda Sumatra beberapa waktu lalu kembali mengungkap kelemahan mendasar dalam tata kelola negara. Lebih dari 900 orang meninggal dan ratusan lainnya hilang.

Angka ini terlalu besar untuk sekadar disebut sebagai “ujian alam”. Jika negara hadir sepenuhnya, korban tidak seharusnya sebanyak ini. Tragedi Sumatra adalah cermin bahwa Pancasila sebagai pedoman moral bangsa masih jauh dari realitas kebijakan publik.

Kemanusiaan yang Terluka dan Negara Gagal Melindungi Warganya

Sila Kedua seharusnya menempatkan keselamatan manusia sebagai prioritas tertinggi. Namun apa yang terjadi? Kawasan rawan tetap dihuni tanpa pengawasan, izin pembangunan sering dikeluarkan tanpa kajian ekologis yang serius, dan kerusakan hutan berlangsung dengan impunitas. Sistem peringatan dini pun sering tidak berfungsi ketika benar-benar dibutuhkan.

Ketika pola kerusakan dan korban yang sama terus berulang dari tahun ke tahun, ini bukan lagi bencana alam, melainkan bukti nyata kegagalan negara menegakkan prinsip kemanusiaan. Sila Kedua tidak akan berarti apa-apa jika nyawa rakyat masih kalah oleh lemahnya regulasi dan kelalaian dalam mitigasi.

Persatuan Masyarakat bergerak cepat sedangkan Pemerintah Justru Tersendat

Ironisnya, rakyat selalu menjadi pihak pertama yang bergerak. Relawan, komunitas, mahasiswa, hingga warga biasa turun ke lapangan tanpa menunggu perintah. Inilah bukti hidupnya Sila Ketiga persatuan yang tumbuh dari bawah. Sebaliknya, koordinasi pemerintah sering lambat. Informasi tidak sinkron, bantuan tersendat karena birokrasi, dan keputusan strategis datang terlambat.

Bagaimana mungkin masyarakat yang tidak memiliki kewenangan formal justru lebih sigap dibanding lembaga negara yang memiliki anggaran, sistem, dan struktur lengkap? Persatuan bangsa bukan hanya tugas rakyat. Pemerintah seharusnya menjadi motor koordinasi, bukan pihak yang justru harus “ditunggu”.

Keadilan Sosial Tidak Boleh Bergantung pada Sorotan Media

Sila Kelima menuntut keadilan yang merata. Namun, dalam realitasnya, penanganan sering berat sebelah. Wilayah yang aksesnya sulit kerap menerima bantuan paling akhir. Sementara daerah yang ramai diberitakan justru mendapat prioritas. Jika keadilan masih ditentukan oleh popularitas lokasi dan intensitas liputan media, maka negara belum menjalankan Sila Kelima.

Pemulihan pascabencana harus menyentuh semua kelompok, terutama masyarakat miskin yang kehilangan rumah, mata pencaharian, dan masa depan mereka dalam sekejap. Bencana seharusnya tidak memperbesar ketimpangan, tetapi justru menjadi momentum negara untuk menghadirkan rasa keadilan.

Tragedi Sumatra adalah alarm keras bahwa Pancasila perlu dihidupkan ulang dalam kebijakan publik. Tidak cukup dibacakan di upacara atau dicantumkan dalam dokumen formal. Reaktualisasi berarti: tata ruang yang tegas dan tidak mudah dinegosiasi, pengawasan lingkungan yang benar-benar efektif, mitigasi bencana yang berbasis data dan bukan formalitas, serta koordinasi antarlembaga yang cepat, transparan, dan tanpa ego sektoral.

Selama nilai Pancasila hanya berhenti pada slogan, bencana serupa akan terus berulang, dan rakyat kembali menjadi korban. Alam memang tidak dapat dikendalikan, tetapi kelalaian manusia seharusnya bisa dihentikan.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ten + 20 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization