Dari Ruang Tahanan ke Pelaminan: Kasus Pasangan Pelaku Pembuangan Bayi yang Dinikahkan di Polres Ciamis

Oleh:
Athallah Salman Alfarisi
(Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pelita Bangsa)

Terasjabar.co – Sebuah prosesi pernikahan dua tersangka kasus pembuangan bayi di Polres Ciamis menjadi perhatian luas setelah foto-fotonya beredar di media sosial. Dalam gambar tersebut terlihat seorang pria yang mengenakan pakaian pengantin putih tengah mengucapkan ijab kabul di hadapan penghulu, sementara beberapa anggota kepolisian duduk dan berdiri mengawasi jalannya prosesi. Di sisi lain, sang perempuan yang juga berstatus tersangka duduk dengan busana pengantin, mengikuti jalannya akad nikah di ruang yang biasanya digunakan untuk kegiatan kepolisian. Menurut keterangan yang beredar, keluarga kedua pihak meminta agar pasangan tersebut dinikahkan demi memberikan status sah sebagai suami istri serta memungkinkan mereka merawat bayi yang telah dilahirkan.

Meski berlangsung tertib, pernikahan yang dilakukan di dalam lingkungan kantor polisi ini menuai berbagai tanggapan dari masyarakat. Sebagian publik mengapresiasi upaya keluarga yang dianggap ingin memperbaiki keadaan, namun tidak sedikit pula yang mempertanyakan etika serta urgensi acara tersebut mengingat kedua mempelai masih berstatus tersangka dalam kasus pidana yang menyangkut keselamatan bayi mereka sendiri. Banyak komentar mengkritik kekhawatiran bahwa pernikahan di tengah proses hukum dapat memberikan pesan keliru seolah hubungan formal bisa menjadi jalan keluar dari tindakan yang telah membahayakan nyawa seorang anak. Ada pula yang menilai bahwa kehadiran polisi dalam pernikahan itu menimbulkan kesan bahwa aparat seakan terlibat dalam urusan privat yang tidak berkaitan langsung dengan penyidikan.

Dalam aturan hukum, pembuangan bayi merupakan tindak pidana dengan ancaman hukuman yang tidak ringan, sebagaimana diatur dalam KUHP dan Undang-Undang Perlindungan Anak. Status pernikahan tidak menghapus pertanggungjawaban pidana, sehingga proses hukum terhadap keduanya tetap berjalan. Meski begitu, hingga kini belum ada penjelasan rinci mengenai alasan Polres Ciamis mengizinkan dan memfasilitasi prosesi pernikahan tersebut, selain informasi bahwa acara dilaksanakan atas permintaan keluarga. Publik juga mempertanyakan apakah sudah ada penilaian menyeluruh terkait kesiapan pasangan itu untuk kembali merawat bayi mereka, termasuk aspek psikologis, kondisi ekonomi, dan risiko tindak pengulangan yang bisa terjadi di kemudian hari.

Di tengah meningkatnya kasus pembuangan bayi di Indonesia, sejumlah pemerhati isu anak menilai bahwa kasus seperti ini memerlukan penanganan lebih hati-hati. Mereka menekankan bahwa perlindungan anak harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar penyelesaian sosial melalui pernikahan. Kekhawatiran juga muncul bahwa praktik pernikahan di kantor polisi dapat menjadi preseden yang membingungkan, karena posisi aparat seharusnya netral dan fokus pada penyidikan, bukan turut terlibat dalam penyelesaian internal keluarga. Meskipun pernikahan dapat menjadi langkah yang dianggap baik oleh keluarga, penanganan perkara yang melibatkan bayi tetap membutuhkan kehati-hatian agar proses hukum berjalan profesional dan kepentingan terbaik bagi anak tetap terjaga.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × three =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam