Negara Ummat: Mimpi Politik Islam di Persimpangan Zaman

Oleh:
(Nunu A. Hamijaya)
Sejarawan Publik

Terasjabar.co – Di setiap zaman, umat Islam selalu dihadapkan pada pertanyaan besar: bagaimana menghubungkan ajaran langit dengan realitas bumi? Bagaimana menjadikan nilai-nilai wahyu bukan sekadar doktrin personal, melainkan fondasi peradaban dan tata negara? Pertanyaan ini menjadi semakin tajam di era modern yang penuh kontradiksi, antara demokrasi Barat, globalisasi, hingga semangat kembali kepada manhaj Nabi.

Tulisan ini mencoba membuka kembali diskursus tentang Negara Ummat. Bukan sekadar nostalgia sejarah, bukan pula seruan romantik yang terputus dari realitas, melainkan sebuah upaya memahami pola perjuangan politik Islam sebagaimana digariskan Nabi Muhammad SAW. Dari iman, hijrah, hingga jihad, manhaj inilah yang dahulu melahirkan Madinah al-Munawwarah sebagai model negara berdaulat, lalu menginspirasi gerakan-gerakan Islam setelahnya.

Apakah pola ini masih relevan di persimpangan zaman hari ini? Ataukah ia sekadar mimpi yang tinggal jejak?

Jangankan utk mendirikan Islam Bernegara untuk menikah dan membangun rumah tangga dan keluarga saja dijelaskan al Quran (ada SOP/Rukun Pernikahan)!

Maka, dlm berjuang menegarakan Islam itu sudah ada pola Sunnah nya sbgmana diperjalankan Nabi SAW selama 23 th. Pola perjuangan Islam Bernegara itu disebut sebagai Manhaj Sunnah yaitu IMAN HIJRAH dan JIHAD! Mewujudkan Madinah al Munawaroh sbgmana model Nabi SAW dan Futuhatnya Mekkah yaitu berkuasa dan berdaulat nya Islam secara penuh.

Apakah perjuangan Islam Bernegara model Nabi itu dg berpartai politik parlemen dan pemilihan umum ala demokrasi Barat saat ini?

Tentunya tidak! Bahwa Musyawarah mufakat itu haruslah diantara orang-orang mukminin yg mengikuti komitmen pola juangnya Nabi SAW. Tidak ada gerakan kudeta revolusi dari dalam sistem pemerintahan non Islam. Sebab wadah perjuangan Islam Bernegara itu bersifat Furqon ( terpisah) berdiri sendiri tidak bercampur baur dg sistem dan orangnya di luar islam!
Inilah yg disebutkan sbg komunitas UMMAT sbgma yg dipanggil Nabi SAW saat Haji Wada itu! Bukan bangsa,kaum, etnis tertentu!

Wujud nya hari ini adalah sebuah tatanan NEGARA UMMAT dg labeling yg berbeda beda. Misalnya di Afganistan disebut sbg Imarah Islam Afganistan. di Indonesia dulu ada Majelis Islam (1948-1949) dan berubah namanya menjadi Negara Islam Indonesia (NII, 1949-1962).

Pada akhirnya, gagasan Negara Ummat bukanlah sekadar romantisme sejarah atau utopia politik, melainkan refleksi atas jalan panjang perjuangan Islam yang berpijak pada manhaj Nabi: iman, hijrah, dan jihad. Dalam persimpangan zaman yang sarat tantangan ini, umat perlu kembali membaca arah sejarah dengan jernih bahwa menegarakan Islam bukan soal mengekor pada sistem luar, melainkan menegakkan tatanan yang lahir dari keimanan dan komitmen jamaah mukminin. Di situlah letak mimpi politik Islam: menghadirkan peradaban yang adil, berdaulat, dan berlandaskan wahyu, meski dengan wajah dan nama yang berbeda sesuai konteks zamannya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − 12 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam