Kurikulum Baru Belum Tentu Menjadi Solusi

Oleh:
Sumiati
(Pendidik Generasi dan Member AMK)

Terasjabar.co – Dikutip dari REPUBLIKA.CO.ID. Kementerian Agama Republik Indonesia resmi meluncurkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai wajah baru pendidikan Islam yang lebih humanis, inklusif, dan spiritual. Peluncuran ini digelar di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Kamis (24/07/2025) malam.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar menyebut KBC sebagai langkah transformasi besar dalam ekosistem pendidikan nasional. Kurikulum ini hadir sebagai respons terhadap krisis kemanusiaan, intoleransi, dan degradasi lingkungan yang semakin mengkhawatirkan.

Jangan sampai kita mengajarkan agama, tapi tanpa sadar menanamkan benih kebencian kepada yang berbeda. Kurikulum ini adalah upaya menghadirkan titik-titik kesadaran universal dan membangun peradaban dengan cinta sebagai fondasi,” ujar Nasaruddin dalam siaran persnya, Jumat (25/07/2025).

Ketika kita menelisik bagaimana di kekhilafan dalam hal kurikulum. Hal tersebut difokuskan dalam pemahaman Al-Qur’an. Baik membaca, menulis, materi dasar akidah, ibadah, akhlak, politik yang tersebar di Masjid dan Kuttab (sekolah dasar). Seiring pengembangan zaman, pada masa kekhilafan selanjutnya (Umayyah, Abasiyyah dan seterusnya, kurikulum berkembang sangat pesat, dengan memasukkan berbagai macam keilmuan. Ada filsafat, logika, matematika, astronomi, kedokteran dan lain-lain, yang ditujukan untuk masyarakat yang lebih luas.

Seiring perkembangannya lagi pendidikan lebih diperluas, ke wilayah taklukkan dengan mengangkat guru dan menyarankan warga agar mendorong anak-anak mereka untuk belajar. Sehingga anak-anak muslim mau pun non muslim mendapatkan pendidikan yang layak dan pondasi keimanan yang kuat. Bukan hanya untuk muslim tetapi non muslim pun merasakan pengurusan negara dalam hal pendidikan begitu mereka nikmati. Dalam hal berinteraksi antar muslim dan non muslim tidak ada perbedaan sebagai warga negara khilafah, sama-sama saling merasa memiliki untuk taat dan patuh pada aturan yang diberlakukan, perihal bedanya agama, itu di ranah yang berbeda.

Sehingga masyarakatnya semakin maju dari pola pikirnya, maju juga dari teknologinya, taat pada aturan agamanya, karena mereka mendapatkan pendidikan agama yang memadai, menjaga akidah, menjaga ibadah, hablumminallahnya bagus, habluminannasnya terjaga dan hablumbinagsinya pun terealisasi, sehingga tidak ada pandangan yang seakan satu sama lain saling menjatuhkan, yang terjadi kerukunan dalam kewarganegaraan khilafah terjaga. Begitu pun pemenuhan ilmu-ilmu umum, terpenuhi dengan baik, mampu menjaga kewarasan dalam hidup, sehingga kehidupan stabil dan terarah.

Sungguh berbeda dengan sistem hari ini, ketika kurikulum dirasa tidak efektif maka akan lahir kurikulum baru yang belum tentu efektif juga. Memang, dari nama kurikulum terbaru ini sekilas menawarkan gagasan yang baik, namun sayang ada bahaya mengancam di baliknya, diantaranya, deradikalisasi sejak dini, dengan segala macam bentuknya. Kurikulum ini juga mengajarkan generasi muslim untuk bersikap keras kepada saudaranya sesama muslim dan lemah lembut kepada non muslim.

Umat muslim yang akan menerapkan syariat Islam kaffah akan dicap radikal dan ekstrim, dimusuhi, dipersekusi, pengajiannya dibubarkan, dan lain-lain. Sementara untuk non muslim mereka diperlakukan begitu hormat, sangat lembut dan santun, rumah ibadah mereka dijaga, ikut merayakan hari raya bersama. Nampak dalam hal ini, bahwa kurikulum terbaru merupakan kurikulum berasaskan sekuler, karena menjauhkan generasi dari aturan agama, dan menjadikan akal sebagai sumber hukum dan penentu segala sesuatu.

Sementara di dalam Islam, sekulerisme merupakan ide yang salah dan bathil. Dalam Islam kurikulum harus berbasis akidah Islam bukan yang lain, karena Islam sebagai asas kehidupan setiap muslim termasuk asas negara Islam. Negara memiliki kewajiban menjaga akidah rakyatnya, dengan menjadikan Islam sebagai asas negara. Terlebih dalam pendidikan, hal ini merupakan bidang strategis bagi masa depan bangsa. Jika akidah umat kuat, maka mereka akan taat secara kamilan (sempurna) kepada Allah Swt. sehingga setiap permasalahan yang dihadapi dapat terselesaikan dengan baik.

Wallahu a’lam bissawab

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × three =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam