Achdar Sudrajat Sosialisasikan Perda Pusat Distribusi Provinsi Kepada Masyarakat Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi

Terasjabar.co – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. M. Achdar Sudrajat, S.Sos. menggelar sosialisasi Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pusat Distribusi Provinsi kepada Masyarakat di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (11/3/2023).

Dalam sambutannya, Achdar mengapresiasi masyarakat Desa Sumberjaya khususnya yang mana pihaknya bisa kembali bersilaturahmi bertatap muka kembali pasca pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah hari ini kita bersama bisa bertemu dan bersilaturahmi kembali dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah setelah dua tahun lebih tidak bisa tatap muka, dan kini bisa kembali bertemu,” kata Achdar saat membuka kegiatan, Sabtu (11/3/2023).

Achdar mengatakan, kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah yang akan disampaikan adalah Perda Nomor 1 tahun 2020 tentang Pusat Distribusi Provinsi Jawa Barat, dimana Perda tersebut harus disampaikan kepada masyarakat akan pentingnya pengelolaan pusat distribusi.

“Kali Ini DPRD telah menentukan Perda Pusat Distribusi Provinsi Jawa Barat latar belakangnya adalah dimana pemerintah harus memiliki perhatian terhadap kebutuhan masyarakat terkait dengan kestabilan harga dan stok pangan di daerah-daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pentingnya manajemen dan tata kelola distribusi yang baik dalam upaya mengendalikan stabilitas harga distribusi secara regional.

“Kenapa ketika panen atau stok banyak tetapi harga menjadi ngedrod atau turun? karena tidak ada manajemen distribusi yang baik, sehingga perlu ada pembangunan dan pengelolaan pusat distribusi regional dan provinsi, kenapa harus provinsi? karena provinsi nanti yang akan mengatur bagaimana kondisi dan tingkat kebutuhan kabupaten/kota secara merata. Misalnya di Kabupaten Bekasi yang tidak memiliki persawahan karena industri, nanti kalau dengan adanya pusat distribusi regional akan menjadi kewajiban dan bertanggung jawab wilayah yang memiliki persawahan untuk mendistribusikan ke kabupaten/kota yang tidak memiliki persawahan,” jelas politisi asal Kabupaten Bekasi ini.

Achdar melanjutkan, pentingnya pusat distribusi adalah untuk menjaga stabilitas dan harga barang, hal tersebut menjadi tujuan pemerintah.

“Karena harus diakui bersama jika kita masih belum tersedia manajemen distribusi. Oleh karenanya tujuan adanya pusat distribusi provinsi ini antara lain pertama, meningkatkan perekonomian regional, serta memenuhi kebutuhan masyarakat Jawa Barat, kedua meningkatkan peluang berusaha, kemudian ketiga melalui pusat distribusi provinsi juga harus terpenuhinya sarana dan prasarana perdagangan yang bisa mengatur strategi perdagangan,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *