Jelang Idul Adha, Achdar Sudrajat Minta Pemprov Jabar Bergerak Cepat Tangani Temuan PMK Ternak
Terasjabar.co – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menemukan 62 hewan ternak di beberapa daerah di Jabar positif terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, H. M. Achdar Sudrajat, S.sos. meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat bergerak cepat menangani temuan penyakit mulut dan kaki (PMK) pada sejumlah hewan ternak sapi di beberapa daerah di Jawa Barat.
“Adanya temuan penyakit kaki dan mulut pada ternak sapi ini harus segera diantisipasi dengan cepat, sehingga tidak menyebar ke mana-mana,” kata Achdar kepada Terasajabar.co, Jumat (13/5/2022).
Baca Juga: 62 Hewan Ternak di Jabar Positif Penyakit Mulut dan Kuku
Ia menegaskan langkah antisipasi cepat ini perlu dilakukan mengingat kebutuhan daging akan lebih meningkat seiring adanya Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.
“Jadi, kalau sudah ada terjadi temuan kasus, tidak boleh ada pengiriman sapi ke luar daerah, ini sebagai bentuk pencegahan,” ujarnya.
Ia meminta DKPP Jabar untuk segera mengendalikan jika sudah ada temuan kasus PMK pada ternak sapi di wilayah itu.
“Harus segera dikendalikan. Kalau bisa diobati ya diobati. Bila perlu isolasi area yang terdampak. Kita tidak ingin PMK ini merebak ke wilayah lain yang belum ada temuan kasus,” tegasnya.
Menurut Achdar, sebaiknya pemerintah melakukan proteksi lalu lintas perdagangan sapi dengan sejumlah daerah. Langkah ini untuk mencegah meluasnya wabah PMK pada hewan sapi, apalagi sampai masuk rumah potong hewan (RPH).
Sebab kata Achdar, bila itu terjadi, maka RPH akan tutup dan berimbas pada kelangkaan daging di masyarakat.
“Kita tahu banyak di antara masyarakat kita yang ekonominya bergantung pada hasil ternak hewan sapi dan kambing. Makanya, langkah-langkah cepat dan proteksi dari pemerintah diperlukan untuk mencegah penyebaran PMK ini,” pungkasnya.






Leave a Reply