Zulkifly Chaniago: Selain Membantu Perbaikan Tempat Tinggal Warga, Program Rutilahu Juga Menjadi Stimulus Untuk Memulihkan Perekonomian
Terasjabar.co – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan terobosan pemulihan ekonomi rakyat Pangandaran lewat bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu).
Selain membantu perbaikan tempat tinggal warga tidak mampu agar layak huni. Program Rutilahu juga menjadi stimulus untuk memulihkan perekonomian. Pasalnya, dalam setiap perbaikan satu unit rumah bisa menyerap tiga sampai empat pekerja.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat H. Zulkifly Chaniago, BE. mengatakan, program rutilahu merupakan salah satu bantuan yang langsung menyentuh masyarakat dan dilakukan setiap tahun di Jawa Barat.
“Kondisi pandemi Covid-19 sangat berdampak pada perekonomian rakyat, maka kami terus mendorong Pemprov Jabar untuk melakukan program yang menyentuh kepada masyarakat salah satunya melalui rutilahu,” kata Zulkifly kepada Terasjabar.co, Minggu (20/2/2022).
Zulkifly menambahkan, tahun 2021 lalu, Provinsi Jawa Barat telah menggelontorkan anggaran Rp 670,075 miliar untuk bantuan rutilahu.
“Bantuan sosial dari Pemprov Jabar di tahun 2021 sebanyak 38.290 unit rutilahu yang tersebar di 1.230 desa di 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat,” tambahnya.
Pada setiap pembangunan satu unit rumah, dapat memanfaatkan minimal 3 orang pekerja. “Sehingga di tahun 2021 telah menyerap tenaga kerja sebanyak 114.870 orang diluar tim fasilitator lapangan dan para koordinator fasilitator”, ungkapnya.
Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jabar ini berharap program rutilahu ini dapat ditingkatkan baik dari segi jumlah unit maupun dari volume anggarannya.
“Idealnya, program tersebut masih perlu ditambah baik dari segi jumlah unit maupun dari volume anggarannya. Soalnya masih banyak masyarakat di Jawa Barat yang membutuhkan bantuan dari program tersebut,” pungkasnya.






Leave a Reply