Achdar Sudrajat: Volume dan Anggaran Program Rutilahu Perlu Ditambah
Terasjabar.co – Selain membantu perbaikan tempat tinggal warga tidak mampu agar layak huni. Program Rutilahu juga menjadi stimulus untuk memulihkan perekonomian. Pasalnya, dalam setiap perbaikan satu unit rumah bisa menyerap tiga sampai empat pekerja.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, H. M. Achdar Sudrajat, S.Sos., Rabu (10/11/2021).
Menurutnya, di masa pandemi program Rutilahu harus dapat menjadi stimulus pemulihan ekonomi lokal dengan cara menggunakan tenaga kerja setempat. Termasuk bahan baku yang digunakan.
“Idealnya, program tersebut masih perlu ditambah baik dari segi jumlah unit maupun dari volume anggarannya. Soalnya masih banyak masyarakat di Jawa Barat yang membutuhkan bantuan dari program tersebut,” katanya.
Achdar menyebut, masih diperlukan adanya penambahan dalam segi jumlah rumah yang akan dilakukan pembaharuan dan dari segi anggaran yang dinilai masih belum mencukupi. Pihaknya telah mengajukan penambahan tersebut kepada Pemprov Jabar.
“Fakta di lapangan, masih banyak masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan Rutilahu, tapi terkendala dengan persyaratannya, di antaranya berkaitan dengan sertifikat kepemilikan tanah. Dan hal ini menjadi salah satu kendala kenapa program ini masih dianggap belum sesuai harapan,” katanya.
Menurut politisi asal Kabupaten Bekasi ini, masih banyak warga tinggal di rumah yang tidak layak huni, tetapi tanahnya bukan milik sendiri melainkan milik Pemkot, Pemkab dan PJKA. Ia juga akan mendorong pihak pemerintah mengatasi masalah ini dengan mengadakan program lain selain Rutilahu.
“Meskipun, pada prakteknya sudah ada beberapa pihak selain pemerintah yang sudah menyalurkan batuan rutilahu dengan biaya yang ditanggung pribadi maupun sponsor,” pungkasnya.






Leave a Reply