Komisi Informasi Jabar Lakukan Sidang Sengketa Informasi di Bogor

Terasjabar.co – Dalam rangka meningkatkan layanan prima dalam menyelesaikan sengketa informasi publik, Komisi Informasi Jawa Barat menyelenggarakan Sidang Ajudikasi Non-Ligitasi dan Mediasi enam register sengketa informasi secara marathon di Bogor pada Kamis dan Jum’at (21-22/10/2021). Sidang sengketa informasi tersebut diselenggarakan di Bogor untuk memberikan akses yang lebih dekat kepada Pemohon dan Termohon karena mereka berdomisili di Bogor.

“Sidang keenam register ini sebetulnya dapat diselenggaran di Bandung, tetapi Pemohon dan Termohon akan mengalami kendala jarak, sehingga diselenggarakan di tempat terdekat dengan domisili Pemohon dan Termohon. Hal ini sesuai dengan komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat,” kata Koordinator Bidang PSI (Penyelesaian Sengketa Informasi) Komisi Informasi Jawa Barat, Husni F. Mubarok yang didampingi para Majelis Komisioner dan Mediator sengketa informasi.

Keenam sengketa informasi tersebut, yakni: Pertama, Nomor Registrasi 1951/K-B1/PSI/KI-JBR/IX/2021 atas nama Pemohon Mohammad Adzan, S.H., M.H., M.Kn. sebagai Kuasa Hukum untuk Suko Sujono, Suko Susilo, dan Suko Sutomo dengan Termohon Pemerintah Desa Cibanon Kabupaten Bogor. Kedua, Nomor Register 1942/K-A2/PSI/KI-JBR/VIII/2021 atas nama Pemohon Mohammad Adzan, S.H.M.H.,M.Kn. sebagai Kuasa Hukum untuk Suko Sujono, Suko Susilo, dan Suko Sutomo dengan Termohon  Pemerintah Kabupaten Bogor Unit Kerja Badan Pengelola Pendapatan Daerah. Ketiga, Nomor Register 1888/K-A25/PSI/KI-JBR/XI/2021 atas nama Pemohon Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Bogor Raya dengan Termohon Pemerintah Kota Bogor Unit Kerja Dinas Lingkungan Hidup. Keempat, Nomor Register 1905/K-A2/PSI/KI-JBR/I/2021 atas nama Pemohon Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Deteksi Pembangunan dan Keadilan (DPK) dengan Termohon Pemerintah Kota Depok Unit Kerja Badan Keuangan Daerah. Kelima, Nomor Register 1941/K-A2/PSI/KI-JBR/VIII/2021 atas nama Pemohon Kantor Hukum Sugeng Teguh Santoso sebagai Kuasa Hukum Hj. Maemunah, Badrudin, Yusup, dan Acep dengan Termohon Pemerintah Kabupaten Bogor Unit Kerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah. Keenam, Nomor Register 1938/K-I1/PSI/KI-JBR/VIII/2021 atas nama Pemohon Alfons Bersady, S.H. dan Rekan dengan Termohon Bank Pembangunan Daerah Jabar dan Banten (BJB) Cabang Kota Depok.

Sejumlah informasi yang menjadi objek sengketa informasi publik dari keenam register tersebut cukup strategis, di antaranya informasi tentang status tanah garapan dan tanah milik adat, dokumen AMDAL, dan alokasi DBH SDA Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Bumi.

“Informasi yang menjadi objek sengket cukup berkualitas. Ini menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa informasi yang dilakukan Komisi Informasi Jabar sudah dapat menjadi alternatif solusi penyelesaian sengketa yang terjadi antara masyarakat dan Badan Publik,” tambah Husni F. Mubarok.

Untuk menyelesaikan enam register sengketa informasi di Bogor tersebut, menurut Ketua Komisi Informasi Jawa Barat, H. Ijang Faisal, Komisi Informasi Jawa Barat menurunkan kekuatan penuh dengan empat komisioner, termasuk Ijang Faisal pun sebagai Ketua turun tangan yang didampingi komisioner Husni F. Mubarok, Yudaningsih, dan Dadan Saputra. Mereka secara bergiliran bertindak sebagai Majelis Komisioner dan Mediatior.

“Hal ini kami lakukan untuk meningkatkan kualitas putusan, sehingga dapat memuaskan kedua belah pihak: Pemohon dan Termohon,” tegas H. Ijang Faisal.

Menurut H. Ijang Faisal, pasca menurunnya level PKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat) pada masa Pandemi Covid-19 di Jawa Barat, Komisi Informasi Jawa Barat terus running aktif menjalankan program kerja, di antaranya dalam memberikan layanan penyelesaian sengketa informasi.

“Dengan tetap melakukan Protokol Kesehatan yang ketat, kami sudah aktif hampir seratus persen dalam menjalankan program kerja, sehingga kami ortimis target program kerja tahun 2021 akan tercapai, termasuk dalam menyelesaikan sengeketa informasi,” ujar Ijang menambahkan.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − 4 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization