Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bandung Kembali Bertambah, Toni Setiawan Minta Masyarakat Waspada

Terasjabar.co – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bandung kembali melaporkan update terkini kasus penularan virus corona di daerah tersebut.

Hingga Kamis (15/10/2020), total konfirmasi atau positif virus corona di Kabupaten Bandung mencapai 919 kasus. Artinya, terdapat penambahan sebanyak 11 kasus terkonfirmasi positif virus corona di Kabupaten Bandung, jika dibandingkan dengan data Rabu (14/10/2020) yang hanya 908.

Dikutip dari akun Twitter @bandungpemkab, dari 919 kasus positif, 175 di antaranya masih dalam proses perawatan, 712 pasien dinyatakan sembuh, dan 32 lainnya meninggal dunia.

Sementara total suspek virus corona di Kabupaten Bandung hingga hari ini mencapai 2.489 kasus. Dari angka tersebut, 28 masih dalam proses, sementara 2.461 lainnya berstatus discarded atau selesai perawatan.

Menyikapi hal itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan Kabupaten Bandung Drs. Toni Setiawan mengimbau agar masyarakat tetap waspada karena pandemi ini belum berakhir.

“Ada satu hal yang sangat perlu kita ketahui bersama bahwa situasi penyebaran Covid-19 masih tinggi dan terus meningkat. Oleh karena itu mengimbau setiap anggota masyarakat untuk tetap waspada dengan menjaga diri dan keluarganya masing-masing agar tidak tertular dan terpapar virus corona,” kata Toni kepada Terasjabar.co, Jumat (16/10/2020).

Politisi Partai Demokrat itu mengatakan, banyaknya pertambahan kasus Covid-19 menunjukkan bahwa penyebaran virus corona masih tinggi. Namun, di sisi lain pemerintah sudah melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Masyarakat juga sudah banyak yang jenuh mengisolasi diri di rumah. Belum lagi, ada dorongan untuk kembali bekerja karena keadaan ekonomi yang semakin terpukul oleh pandemi Covid-19.

“Orang sudah mulai banyak keluar rumah untuk bekerja, jalan-jalan sudah mulai terlihat ramai dan macet,” ucap Toni.

Untuk itu, Toni mengimbau masyarakat disiplin dengan tetap rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker jika sedang berada di luar rumah. Menurutnya, hanya dengan kedisiplinan masyarakat mata rantai Covid-19 akan terputus.

“Tanpa adanya disiplin dan kepatuhan dari seluruh anggota masyarakat kepada protokol kesehatan yang ada maka tentu akan sulit untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *