7 Warga Jawa Barat Diwisuda di Universitas Ternama di Yaman

Terasjabar.co – Universitas Al Ahgaff adalah satu-satunya lembaga pendidikan berbasis modern-tradisional di Tarim, Hadhromaut, Yaman.  Dibangun berlandaskan Aqidah Ahlussunah Wal Jama’ah Universitas Al Ahgaff berdiri pada tahun 1995 dibawah restu mufti Hadhromaut kala itu; Al Habib Abdullah Bin Mahfud Al Haddad, Universitas Al Ahgaff menjadi salah satu Universitas favorit bagi para penuntut ilmu dari berbagai negara khususnya pelajar Indonesia di Negri Ratu Balqis tersebut, dengan dua fakultas unggulannya yakni Fakultas Syariah dan Fakultas Syariah wal Qonun (Hukum).

Pada hari Kamis lalu (27/08/2020) setelah 25 tahun berdiri, Universitas Al Ahgaff kembali menggelar prosesi wisuda angkatan ke-21, bertempat di ruang Auditorium Universitas Al Ahgaff.

Acara tersebut dilaksanakan setelah sholat maghrib dan dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Al Ahgaff (Prof. Dr. Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun), Dekan Fakultas Syariah wal Qonun (Dr. Abdullah Awwad bin Smith), mufti kota Sewun (Dr. Abdurrohman Segaff), salah satu anggota mufti Tarim (Dr. Musthofa bin Smith), serta seluruh staf pengajar, muwadof (Tata Usaha) dan seluruh mahasiswa Universitas Al Ahgaff dan juga beberapa tamu undangan.

Prosesi wisuda tersebut diikuti oleh 71 mahasiswa yang berasal dari berbagai negara, di antaranya, Somalia, Thailand, Malaysia, Yaman, dan Indonesia sebagai mahasiswa mayoritas.

Dari 71 mahasiswa tersebut, tujuh diantaranya berasal dari Jawa Barat, mereka adalah Ajit Sukma (Sumedang), Subhan Mu’arif (Depok), Muhammad Aceng (Cirebon), Pandi Ahmad (Bandung), Sayyid Ahmad bin Yahya (Cirebon), Ishomullah (Bekasi) dan  Muhammad Dhiyauddin (Bogor).

“Alhamdulillah setelah sekian lama bersabar menunggu akhirnya wisuda juga,” ungkap Ajit tak henti-hentinya mengucapkan syukur. “Pesannya buat adik-adik yang masih melanjutkan studi di Universitas Al Ahgaff agar selalu fokus dengan tujuan awal, terus semangat dan jangan pernah putus asa” lanjutnya.

Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun selaku Rektor Universitas Al Ahgaff sendiri berpesan kepada seluruh wisudawan agar selalu bersyukur kapanpun dan di manapun mereka berada.

“Hendaklah kalian selalu bersyukur terhadap nikmat yang telah Allah berikan, dan bersyukur (selalu berterima kasih) pula terhadap makhluk-makhluk-Nya, barangsiapa pandai bersyukur kepada makhluk Allah maka dia akan pandai bersyukur kepada Allah.” Tak ketinggalan pesan yang selalu beliau ulang-ulangi setiap prosesi wisuda kepada setiap angkatan, “janganlah kalian menjual agama dengan dunia yang tidak seberapa ini, ambillah dunia seperlunya, karna dunia itu pasti mengikuti dan datang kepada kalian” tegas beliau layaknya perhatian seorang ayah terhadap anak nya.

Begitu juga Dekan Fakultas Syariah wal Qonun; Al Ustadz Abdullah Awwad bin Smith dalam sambutannya berpesan kepada para wisudawan agar berdakwah dengan cara lemah-lembut serta tidak menjadi ekstrimis.

“Serulah masyarakat kepada agama Islam dengan cara seorang muslim sejati yang terhindar dari sifat riya, sombong dan cinta terhadap dunia serta jauh dari berlebih berlebihan-lebihan di dalam agama (ekstrim).”

Acara tersebut juga dimeriahkan dengan qosidah-qosidah arab dan tari Liko Pulo (salah satu tarian adat aceh) yang dibawakan oleh beberapa mahasiswa Indonesia semester 6 sebagai bentuk perkenalan salah satu adat Indonesia bagi masyarakat arab. Acara berlangsung dengan khidmat hingga akhir. Ditutup dengan do’a dari rektor Universitas Al Ahgaff serta Sholat isya berjamaah dan makan malam bersama.

(ditulis oleh: Abenyamin mahasiswa semester 6 di Universitas Al-Ahgaff, asal Purwakarta, salah satu Tim Media Ahgaff Pos)

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *