Indeks Pembangunan Pemuda di Jabar Peringkat 31 dari 34 Provinsi, DPRD Minta Pemprov Serius

Terasjabar.co – Komisi V DPRD Jawa Barat menyoroti Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Jabar sebagai isu serius untuk diperhatikan oleh pemerintah. IPP Jabar berada di urutan 31 dari 34 provinsi pada 2016, atau dengan angka 46,33.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Asep Wahyu Wijaya, mengatakan bahwa IPP ini secara substantif merefleksikan lima isu besar yang dihadapi para pemuda di Jabar.

Hal ini meliputi pendidikan, kesehatan, dan kesejahtraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi politik, kepempinan, serta masalah gender dan diskrimasi.

Secara normatif, target angka IPP Jabar cukup tinggi, yakni 56,61 poin sebagaimana tertulis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Barat.

Sementara secara nyata, pada 2015, IPP masih berada di kisaran 45,50 atau di peringkat 30 nasional. Pada 2016 malah turun jadi peringkat 31 walau nilainya mengalami kenaikan.

Diketahui dari hasil pendataan terakhir pada 2018 tersebut, urutan pertama untuk IPP pada 2016 ditempati oleh Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan nilai 64,67, disusul oleh Bali dengan nilai 59,67.

Sedangkan Jabar berada di bawah Papua, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan berada di bawah rata-rata IPP Nasional dengan angka 50,17.

Asep mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan dinas terkait antara lain Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), dan Dinas Kesehatan untuk membahas masalah IPP tersebut.

Rapat pembahasan soal IPP itu dilakukan pada Senin (27/1/2020) yang dihadiri oleh para pejabat dari berbagai dinas yang berkaitan dengan kepemudaan.

Menurut Asep, Pemprov Jabar bertugas besar dalam sinergitas kerja antara dinas yang dinilai belum optimal untuk mendongkrak angka IPP ini.

Hal tersebut merupakan tanggung jawab dari banyak OPD meskipun yang menjadi leading sector adalah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

“Melihat dari domain urusannya bukanlah menjadi tanggungjawab di Dispora saja, namun juga terkait dengan bagaimana Disdik, Dinkes, Disnaker dan OPD lainnya pun terlibat secara bersama-sama,” ujar anggota dewan dari fraksi partai Demokrat ini.

Untuk meningkatkan IPP ini, katanya, perlu segera membuat Rencana Aksi Daerah (RAD). Selain itu, juga melakukan pemetaan peran pada masing-masing OPD disertai dengan penganggaran yang wajar dan proporsional.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × five =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam