Terbatas Urus Bencana, Ridwan Kamil: Kalau DKI Gubernur Langsung Teknis

Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan perbedaan penanganan bencana di wilayahnya dengan DKI Jakarta. Ia mengaku punya keterbatasan di wilayah teknis, sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lebih leluasa.

Gubernur yang akrab disapa Emil ini mengaku memiliki keterbatasan dalam penanganan langsung bencana di wilayah. Pihaknya hanya punya kewenangan yang sifatnya kooordinarif.

“Jadi bedanya DKI (Jakarta) dengan Jawa Barat, kalau di DKI itu gubernur bisa langsung ke teknis, kalau di Jawa Barat teknis itu adanya di bupati dan wal kota,” kata Emil di Bandung, Jumat (3/1/2020).

Ia mengaku biasanya akan turun tangan langsung kalau pemerintah daerah setempat membutuhkan pertolongan. Sehingga, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan bupati atau wali kota terkait penanganan bencana.

“Pasti bupati walikota yang pertama melakukan upaya dulu. Kalau upayanya belum maksimal, butuh bantuan lalu kami (dari Pemprov Jabar) turun untuk melakukan pertolongan,” ungkap dia.

Menurutnya tidak perlu lagi membanding-bandingkan penanganan bencana antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemprov Jabar. Karena, kedua wilayah punya penanganan yang berbeda.

“Jadi memang itu suka dibanding banding ya, saya kira tidak perlu ya, kita berpikir bijak dan arif yang penting kita fokus,” ujar Emil.

Diberitakan sebelumnya, Emil juga telah menetapkan status tanggap darurat bencana untuk lima wilayah. Status ini berlaku mulai kemarin hingga dua pekan ke depan.

“Kemarin saya sudah menandatangani surat penetapan tanggap darurat untuk lima wilayah,” kata Emil, sapaannya, kepada wartawan di kantor DP3AKB, Kota Bandung.

Lima wilayah yang ditetapkan berstatus tanggap darurat bencana tersebut yakni Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Karawang.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *