KCIC Disebut Sebabkan Banjir Bandung Barat, Ridwan Kamil: Perlu Penelitian Lebih Dahulu

Terasjabar.co – Berbeda dengan Bupati Bandung Barat, Aa Umbara yang mengultimatum PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atas banjir di Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta ada hasil penelitian terlebih dahulu. Tepatnya penelitian yang membuktikan bahwa banjir yang menimpa warga di Kabupaten Bandung Barat akibat proses konstruksi pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang dilakukan KCIC.

“(KCIC) saya engggak tahu, harus ada buktinya dulu sebelum saya berkomentar. Saya pengen tahu gitu, di mananya. Saya tahu KBB itu kan jebol tanggul,” kata Ridwan Kamil, Jumat (3/1/2020).

“Saya tidak terlalu hafal detailnya tapi yang pasti kalau betul ada dampak dari KCIC mohon meneliti dan menyampaikan ke publik, kalau memang keliru tolong perbaiki,” lanjut Ridwan Kamil.

Menurut dia, KCIC pernah juga ditegur di daerah Halim. Waktu itu KCIC membangun dengan menutupi gorong-gorong Halim. Kemudian ditegur oleh badan pengelola Bandara Halim, akhirnya diperbaiki. “Itu contohnya. Kalau ternyata memang terbukti keliru,” ujar Ridwan Kamil.

Seperti diketahui, sebanyak 113 keluarga di Kompleks Perumahan Cimareme indah, Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat terdampak banjir yang terjadi pada hari Selasa, 31 Desember 2019 pukul 16.00.

Manajer Pusdalops BPBD Jabar, Budi Budiman Wahyu mengatakan bahwa kejadian ini diakibatkan oleh intensitas hujan deras dan jebolnya tanggul sungai. Kondisi tersebut mengakibatkan banjir dengan tinggi muka air (TMA) 70–180 cm sehingga banyak rumah terendam.

“Data yang dihimpun hingga saat ini adalah RT.04/RW.03 113 KK terrdampak, RT.04/RW.04 sebanyak 15 Unit Rumah Terdampak atau 18 KK,” ujar dia, Rabu, 1 Januari 2020.

Titik pengungsian, lanjut dia, dibuka di masjid At-Tin dan masjid Al-Ikhlas. “Upaya yang telah dilakukan hingga saat ini BPBD Provinsi Jawa Barat berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat, TIM URC Pusdalops PB Jabar melakukan assessment dan berkoordinasi dengan aparat setempat. Petugas masih melakukan evakuasi,” ucap dia.

Sementara itu, dalam akun instagram pribadinya, Bupati Bandung Barat Aa Umbara membagikan dokumentasi kegiatan peninjauan lokasi banjir. Dalam unggahan videonya, Aa mengultimatum pengembang kereta cepat:

Selamat sore wargi Bandung Barat, Bapa tadi langsung ke lokasi banjir di sekitar underpass dan Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, ketika mendapatkan laporan banjir, dan sikap Bapa adalah: 

Jangan mengabaikan sikap dan ultimatum dari saya @keretacepaLid karena ini sudah sangat merugikan masyarakat Bandung Barat.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *