Wagub Jabar Buka Pelatihan Dan Magang Program OPOP

Terasjabar.co – Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum resmi membuka pelatihan dan magang program One Pesantren One Product (OPOP) gelombang II, yang diikuti 148 orang dari 75 pondok pesantren, di ponpes Al Idrisiyyah, Kab. Tasikmalaya.

Dikatakan Uu, pihaknya meluncurkan program OPOP guna mewujudkan Pesantren Juara. Artinya, pesantren di Jabar harus mampu mandiri secara ekonomi.

“Ponpes harus punya kekuatan atau modal, maka santri dan pengurus pesantren harus mengubah pola pikir. Di samping belajar fikih, akidah, dan lainnya, juga menguasai muamalah,” ucap Uu, Sabtu (5/10/2019).

Uu berharap, pesantren yang ada di Jabar dapat menggelar kegiatan pendidikan sampai puluhan tahun.

“Kenapa pesantren di Jawa Timur bisa bertahan hingga ratusan tahun, karena mereka punya restoran, supermarket, penginapan dan jenis usaha lainnya,” katanya.

Menurutnya, hal itu dapat diwujudkan apabila pesantren di Jabar bisa memenuhi kebutuhan logistik dan lainnya secara mandiri dengan mengembangkan kewirausahaan.

“Minimal dalam 5 tahun kepemimpinan kami, 5000 pesantren sudah melaksanakan OPOP (memiliki produk khas yang dapat dijual kepada masyarakat luas),” tuturnya.

Pada tahun 2019 atau tahap pertama ini sebanyak 1074 pesantren telah mendaftar melaui online dan lolos tahap seleksi. Mereka mewakili kecamatan di 27 kabulapaten/ kota, yang terbagi kedalam dua kategori yaitu start up dan skill up.

Selanjutnya, mereka mengikuti pelatihan dan magang di ponpes yang sudah ditunjuk Pemdaprov Jabar. Pelaksanaan pelatihan dan magang dibagi dalam tiga gelombang yang berlangsung pada 24 September 2019 sampai 22 Oktober 2019.

Untuk kategori start up, peserta akan mendapatkan materi soal mindset kewirausahaan, pemetaan potensi diri, bisnis plan dan marketing, pemetaan/ strategi pasar, business plan operation, tips dan sharing bisnis di lingkungan pesantren, serta praktik marketing online.

Sedangkan, materi yang disampaikan kepada peserta untuk kategori skill up meliputi pengembangan bisnis, manajemen strategis, analisa SWOT, strategi bisnis, program pemasaran, operasional perusahaan, program keuangan, legal, dan sharing bisnis.

“Narasumbernya pun tak main-main kita hadirkan para praktisi, konsultan, akademisi dan instruktur pesantren. Jadi peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usaha pesantren terutama bidang manajemen dan skill usaha,” tandasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − six =

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

MahjongWays Kasino Online
Mahjong Kasino Online
Mahjong Ways
Mahjong Ways
Gameplay MahjongWays
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjongways
Pola Mahjong Ways Kasino Digital
RTP PGSOFT Mahjong Ways
RTP Mahjongways Kasino Online
Gameplay Mahjongways
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
PGSOFT Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways PGSOFT
Mahjongways Kasino Online
RTP PGSOFT Mahjong
Mahjong Ways
PGSoft Mahjongways Kasino Online
Gameplay Mahjong Ways 2
RTP PGSOFT
Game Digital
Mahjongways Kasino Online
Game Online
Gameplay Mahjong Ways
Mahjongways Kasino Online
Mahjongways Kasino Online
Pola Gameplay Game Online
Game Online
Mahjong Ways
Mahjongways Kasino Online