Pemprov Jabar Bidik 1.000 Pesantren dalam Program OPOP

Terasjabar.co – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan 1.000 sampai 1.150 pesantren di Jawa Barat terlibat dalam program One Pesantren One Product (OPOP).

Hal itu seiring dengan jumlah pesantren yang cukup banyak di Jabar yang mencapai 30 persen dari jumlah pesantren di Indonesia yang mencapai 25.000 pesantren.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Kusmana Hartadji mengatakan bahwa hingga saat ini jumlah pesantren yang sudah melakukan registrasi online sebanyak 1.000 pesantren.

Pihaknya menargetkan jumlah pendaftar online mencapai 3.000 hingga 4.000 pesantren untuk kemudian diseleksi. Pendaftaran program ini telah dimulai secara online melalui laman opop.jabarprov.go.id.

“Program OPOP sedang berjalan memasuki proses registrasi atau pendaftaran. Program OPOP merupakan salah satu program dari 17 program Pasantren Juara. Kegiatan OPOP bertujuan mendorong pesantren di Jabar untuk mandiri secara ekonomi ,” tutur Kusmana pada kegiatan Jabar Punya Informasi (Japri) di Lapangan Parkir Timur Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (9/4/2019).

Pesantren yang mengikuti program ini akan diedukasi dan didampingi dalam pengembangan usahanya sehingga pesantren akan menghasilkan produk-produk yang mampu memiliki nilai tinggi di pasar domestik maupun pasar internasional. Produk-produk yang dihasilkan akan dicarikan pembelinya oleh Pemprov Jabar atau biasa disebut dengan “off taker”.

Kini, Pemprov Jabar pun sedang gencar menjaring relasi dengan swasta agar bisa menampung produk dari pesantren. Dan akan ada partner dari pemprov yang akan menitipkan produknya agar dapat diproduksi di pesantren.

“Kegiatan OPOP ini telah kami buka sejak 1 Maret 2019. Kami memperpanjang pendaftaran dari semula sampai 31 Maret menjadi sampai 12 April 2019,” tuturnya.

Menurut dia, pesantren di Jabar memiliki potensi besar untuk mandiri secara ekonomi. Hanya, sebagian besar di antara mereka masih memerlukan pendampingan usaha, mulai dari penggalian potensi hingga pemasaran. Dari 9.000 pesntaren di Jabar baru sebagian kecil yang memiliki kemandirian ekonomi.

“Yang baru memiliki produk sendiri tidak lebih dari 30% dari jumlah pesantren yang ada,” kata dia.

Kusmana mengatakan, pesantren sangat dimungkinkan untuk mandiri dengan memberdayakan sumber daya yang dimiliki. Pesantren dapat memiliki unit usaha untuk mengembangkan keberadaannya.

Ia mencontohkan, Pontren Al Ittifaq di Kabupaten Bandung yang memiliki unit usaha pertanian. Produknya sudah dipasarkan ke sejumlah pasar modern di Indonesia.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × one =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam