Teori Pembangunan Ala Ridwan Kamil

Terasjabar.co – Ada empat teori untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan saat ini, yakni Teori Government 3.0, Pentahelix, Delapan Pintu Anggaran, dan Digital Government.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam agenda pelantikan kepengurusan Komisariat Wilayah (Komwil) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Provinsi Jawa Barat periode 2018-2021 di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (17/5/2019).

“Kalau 3.0 birokrasi dinamis. Artinya dimana tujuan pembangunan ini bisa dititipkan ke yang bukan birokrasi. Kita tangan terbuka. Maksudnya 3.0 menitipkan tujuan pembangunan kepada orang-orang lembaga nonbirokrasi di luar pemerintahan,” ucap Emil, sapaan akrabnya.

Emil mencontohkan, program Satu Desa Satu Hafiz Quran. Menurutnya, program tersebut merupakan inisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menjalin kerja sama dengan salah satu bank nasional via pembinaan generasi muda desa agar cinta Al Quran.

Sementara itu, Teori Pentahelix merupakan kerja sama pembangunan dengan melibatkan lima unsur yang dikenal ABCGM, yakni Akademisi-Bisnis (pengusaha)-Community (masyarakat)-Government (pemerintah)-Media.

Selain itu, lanjut Emil, pembangunan pun tidak hanya bergantung pada tiga anggaran negara yang meliputi APBD kabupaten/kota, APBD provinsi, dan APBN.

“Pasalnya, ada lima pintu anggaran lain yang bisa dimanfaatkan, yakni dana swasta melalui KPBU (Kerja sama Pemerintah Badan Usaha) atau Public Private Partnership (PPP), obligasi daerah, dana perbankan, dana umat, hingga dana CSR,” katanya.

“Penggunaan instrumen tersebut merupakan salah satu penerapan teori Birokrasi 3.0 atau Dynamic Bureaucracy,” sambungnya.

Teori pembangunan keempat, kata Emil, yakni penerapan Digital Government. Artinya, pemerintah mulai menerapkan sistem digitalisasi untuk mendukung pola administrasi hingga pelayanan publik.

“Bapak-bapak harus merevolusi semua birokrasinya dengan teknologi digital. Seperti anggaran harus e-budgeting semua. Ini bisa ngecek anggaran yang bohong akan ketauan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa menjelaskan, berdasarkan Rapat Kerja Forsesdasi Jabar pada 28-29 Maret 2019 di Kabupaten Pangandaran, telah ditetapkan kepengurusan Komwil Forsesdasi Jawa Barat periode 2018-2021.

“Seyogyanya kepengurusan terdahulu berakhir pada tahun 2018. Namun, pemilihan kepengurusan Forsesdasi ditunda sementara waktu karena terdapat beberapa agenda penting. Di antaranya Pilkada Serentak di Jawa Barat,” tandasnya.

Untuk diketahui, pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Komisariat Wilayah Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia Provinsi Jawa Barat Nomor: 123/16/Forsesdasi-Jabar/2019. Ditunjuk sebagai Ketua Forsesdasi Provinsi Jawa Barat Periode 2018-2021, yakni Sekretaris Daerah Kota Bogor.

Pelantikan ini penting karena merupakan langkah awal dalam melaksanakan program kerja yang telah dirumuskan dan disepakati yang meliputi 6 (enam) bidang, yakni:
1. Bidang Hukum dan Politik,
2. Bidang Sumber Daya Manusia,
3. Bidang Kesejahteraan Rakyat,
4. Bidang Hubungan Antarlembaga,
5. Bidang Pemerintahan, serta
6. Bidang Perekonomian dan Pembangunan.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 + ten =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam