Bukan Hanya APBD, Ridwan Kamil Sebut Pemerintah Kabupaten/Kota Punya Enam Sumber Dana

Terasjabar.co – Pemerintah Kabupaten/Kota sejatinya memiliki enam sumber dana untuk pembanguan daerah bukan hanya berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat menghadiri pertemuan dalam rangka koordinasi penyelenggaraan pemerintahan umum yang dilaksanakan di Hotel Horison, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, kemarin, Jumat (16/11/2018).

“Sumber dana membangun kita itu ada enam, jadi jangan mengira membangun itu hanya dana APBD,” ucap Emil sapaan akrabnya.

Emil pun menjelaskan enam sumber dana yang bisa dimanfaatkan seorang kepala daerah.

Dikatakan Emil, yang pertama pasti dana APBD Kabupaten/Kota, kedua dana APBD Provinsi, ketiga dana ABPN, keempat pinjaman dari bank daerah dalam hal ini Bank BJB, kelima dana Kerjasama antara Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan terkahir adalah dana umat.

“Jadi poin saya, kita punya mimpi kita ubah mind set kita yang selalu sesuai aturan atau apa adanya menjadi dinamis, yang penting tujuan tercapai, terus dana tadi kalau APBD gak ada jangan berhenti karena masih ada sumber lima lagi,” terangnya.

Dirinya pun mencontohkan, jika kepala daerah hendak membangun jembatan, jika dari kemampuan APBD tidak memadai, kepala daerah bisa meminta dana melalui APBD Provinsi.

Tapi jika APBD Provinsi tidak memadai juga, dia sebagai Gubernur akan mencoba meminta bantuan melalui APBN Pemerintahan Pusat.

“Kalau APBD sendiri (Kabupaten/kota) gak cukup, lalu APBD saya (Provinsi Jabar) juga gak cukup saya akan bantu meloby ke APBN, misal Karawang emergency tolong Pak Menteri,” ungkapnya.

Dana lain, lanjut Emil, yaitu pinjaman bank yang bisa dilakukan kepala daerah, adapun Provinsi Jawa Barat memiliki bank daerah yakni Bank BJB.

“Bank BJB itu dulu namanya Bank Pembangunan Daerah, tapi kredit untuk membangun kabupaten/kota kecil, saya ga mau kaya gitu, pinjamin duit ke daerah misal buat bangun pasar, dengan bungan paling rendah itu yang betul,” paparnya.

Sedangkan dana KPBU yakni dana swasta yang juga bisa dimanfaatkan setiap kepala daerah. Menurutnya, di negara-negara maju pembanguan lebih sering memanfaatkan dana tersebut ketimbang mengandalkan APBD.

“Kenapa Inggris maju, Korea maju, Malaysia maju, semuanya dana swasta, bikin taman, aspal jalan, lampu penerangan, bangun rumah sakit dana swasta, beres dalam dua tahun tiga tahun, sisanya mereka bayar selama 20 tahun, jadi rekayasa pembangunan sudah sekeren itu, barang datang duluan, ekonomi jadi bergerak, terus cicilan gak terganggukan karena cicilan jangka panjang,” terangnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seventeen − two =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam