Tak Ada Alokasi Dana Bangun Rusun, Taman, dan Alun-Alun di Kota Bandung pada 2019

Terasjabar.co – Defisit Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019 memaksa Pemerintah Kota Bandung mencoret beberapa proyek infrastruktur ­strategis. Salah satunya adalah ­penundaan kembali penuntasan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) silinder di Rancacili.

Kepala Dinas Perumahan Kawa­san Permukiman Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung Dadang Darmawan menyatakan, defisit APBD membuat alokasi dana belanja langsung di dinasnya anjlok dari Rp 420 miliar pada 2018 menjadi Rp 270 miliar pada 2019. Imbasnya, beberapa usulan program terpaksa dicoret.

”Tidak ada alokasi dana untuk membangun rumah susun pada ta­hun mendatang, termasuk tidak ada dana menuntaskan rusun silinder yang tinggal satu tahap lagi. Sayang juga sebenarnya,” tutur Dadang, Rabu (19/12/2018).

Penundaan penuntasan rusun si­linder adalah yang kedua kalinya. ­Pada tahun anggaran 2018, penuntasan proyek yang membutuhkan dana Rp 22 miliar tersebut juga kalah bersaing dengan pengalokasian dana untuk apartemen rakyat di kompleks yang sama dan kelanjutan proyek rumah deret Tamansari yang gagal dikerjakan sampai akhir tahun akibat dinamika sosial.

Menurut Dadang, alokasi dana untuk rumah deret Tamansari tetap dicantumkan dalam APBD 2019 karena dana tersebut sudah ada sejak tahun anggaran 2017 dan belum ter­serap. Untuk proyek pembangunan rusun di lokasi lain, Pemkot Bandung menyiapkan skema selain penggunaan APBD.

Untuk Rusun Paldam, misalnya, Pemkot disokong oleh Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) untuk merintis skema KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha).

Dibutuhkan investasi senilai Rp 120 miliar untuk membangun rusun atau apartemen rakyat yang bakal memiliki 90 unit kamar hunian dan 40-an unit kamar komersial tersebut.

Selain ketiadaan dana untuk me­lanjutkan program pembangunan rusun, defisit APBD juga memaksa DPKP3 mencoret rencana pem­bangunan beberapa taman dan alun-alun baru.

Salah satunya adalah ajuan pembangunan alun-alun oleh Kecamatan Rancasari. DPKP3 bakal fokus pada pembangunan taman-taman kecil skala RW.

”Untuk taman besar atau alun-alun, kami akan mengupayakan sumber-sumber lain. Yang pasti, tidak ada alokasi dari APBD,” kata Dadang.

Peneliti Perkumpulan Inisiatif Donny Setiawan menyayangkan tertundanya lagi penuntasan pem­bangunan rusunawa silinder Rancacili. Menurut dia, pembangunan ru­sun mestinya menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

”Kehadiran rusun dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat berpenghasilan rendah. Semakin ditunda, semakin lama warga bisa menikmati hasilnya. Penundaan juga berarti pemkot bakal menghabiskan dana lebih banyak hanya untuk pe­rawatan gedung yang belum juga dihuni,” ucapnya.

Tentang defisit anggaran, Donny  menekankan pentingnya proses pe­ren­canaan yang lebih matang. Turunnya besaran dana transfer dari pemerintah pusat mestinya bisa dibaca lewat kecenderungan yang terjadi dalam 2-3 tahun terakhir.

”Defisit anggaran yang begitu besar terjadi karena proses perencanaan yang tidak matang. Ini jadi pelajaran untuk kerja tahun-tahun mendatang karena dampaknya sangat banyak, termasuk penghapusan program-program strategis ini,” tuturnya.

Matangnya perencanaan, menurut Donny, juga menjadi kunci pemkot menentukan program-program prio­ritas. Tanpa perencanaan yang ma­tang, program prioritas rentan rontok di awal akibat defisit atau terhenti di proses lelang atau pengerjaan.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen + thirteen =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia