Peralatan Multimedia Tak Sesuai, Peresmian Museum Kota Bandung Kembali Tertunda

Terasjabar.co – Peresmian Museum Kota Bandung terus tertunda akibat beragam permasalahan dalam proses pengadaan barang. Sebagian besar alat peraga multimedia yang diperoleh dalam proses lelang tahun anggaran 2017 tidak terpakai karena kekeliruan kualifikasi.

Museum Kota Bandung awalnya direncanakan bisa diresmikan pada akhir tahun 2017. Banyaknya gagal lelang oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung membuat banyak peralatan yang dibutuhkan museum berkonsep multimedia ini tidak tersedia. Alat peraga multimedia yang berhasil diperoleh pun tidak sesuai yang dibutuhkan.

Rencana peresmian kemudian digeser pada 20 Agustus 2018 lalu. Namun rencana ini pun gagal direalisasikan. Salah satu kendala utamanya adalah sumber pendanaan bagi penyediaan materi di ruang pamer museum.

“Kualifikasi sebagian besar alat peraga multimedia hasil lelang tahun lalu tidak sesuai dengan yang kami inginkan. Akhirnya ya (alat peraga) sudah telanjur ada, tidak bisa dipakai,” tutur Ketua Tim Pendiri, Penggagas, dan Persiapan Museum Kota Bandung Hermawan Rianto, Minggu (26/8/2018) siang.

Dijelaskan Hermawan, Pemerintah Kota Bandung sudah sepakat memastikan pembukaan museum dilangsungkan pada Jumat 14 Agustus 2018 mendatang. Pembukaan untuk publik hanya dilakukan untuk gedung cagar budaya.

“Belum ada alat peraga multimedia seperti yang kita rencanakan. Museum untuk sementara masih akan menampilkan presentasi visual di dinding,” katanya.

Gedung lama bakal menampilkan beberapa koleksi museum bertemakan sejarah Kota Bandung dan sejarah kebangsaan yang terjadi di Bandung. Bagian inilah yang bisa dinikmati warga sampai gedung baru

Hermawan berharap agar peresmian museum tahap pertama segera diikuti dengan kerja cepat pengadaan alat peraga multimedia, yang bakal menjadi ciri pembeda museum baru ini dari museum-museum lain. Diharapkan seluruh kerja pembangunan tuntas pada 2019 mendatang.

Sebelumnya Kepala Disbudpar Kota Bandung Kenny Kaniasari memastikan bahwa tahun anggaran 2018 ini Pemkot tidak lagi mengalokasikan anggaran untuk proyek museum. Sumber pendanaan untuk pembukaan tahap pertama dicari dari pihak swasta.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil juga memberikan pernyataan serupa. Pembangunan museum bakal dilanjutkan dengan memanfaatkan dana tanggung jawab sosial korporasi (CSR).

“Pendanaan dicari dari sumbangan pihak ketiga, tidak pakai APBD. Targetnya, minimal setengah proyek bisa diisi dan dimaksimalkan,” tutur Ridwan.

Jika dana untuk pembukaan Museum Kota Bandung tahap pertama dicari dari CSR, belum dipastikan sumber dana bagi penuntasan proyek ini secara keseluruhan. Termasuk apakah alokasi dana bakal masuk ke dalam postur APBD 2019.

Muncul wacana untuk memanfaatkan program bantuan dari Pemprov Jawa Barat pada tahun depan. Wali Kota Ridwan Kamil, sebagaimana diketahui, bakal menjabat Gubernur Jabar mulai pertengahan September 2018 nanti.

“Sumber pendanaan menjadi kewenangan Pemkot. Kami akan fokus bekerja lagi, terutama dalam proses kurasi. Kita semua berharap museum ini bisa segera dinikmati oleh warga kota,” kata Hermawan.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − 11 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia