Disdik Garut Siapkan Pendidikan Anti Radikalisme Tingkat SMP

Terasjabar.co – Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Jawa Barat mengintruksikan sekolah menengah pertama (SMP) untuk memberikan pendidikan anti radikalisme dan terorisme terhadap siswa.

“Seluruh sekolah harus menyampaikan tentang pencegahan paham radikalisme, termasuk bela negara,” ujar Kabid SMP Disdik Garut Totong kepada wartawan di kantornya, Jalan Pembangunan, Tarogong Kidul, Sabtu (19/05/18).

Totong menyebut, aliran radikal sangat berbahaya dan mengincar para pelajar. Untuk itu, pihaknya berusaha melakukan langkah pencegahan dengan cara memberi pelajar pendidikan anti radikalisme dan terorisme.

Rencananya pendidikan anti radikalisme dan terorisme akan diberikan kepada pelajar baru tahun ajaran 2018-2019 di setiap SMP saat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berlangsung.

“Anak tidak hanya diberikan pendidikan dan pemahaman mengenai sekolah, tapi nanti ada pendidikan anti radikalisme dan bela negara,” ungkapnya.

Totong menambahkan, dalam pelaksanaan pemberian pendidikan anti radikalisme dan terorisme nanti, pihaknya akan menggandeng polisi, TNI dan ulama sebagai pemateri.

Dengan adanya kegiatan itu, diharap dapat meminimalisir pengaruh radikalisme dan terorisme di kalangan pelajar. Kegiatan ini juga diharapkan bisa membuat pelajar semakin cinta tanah air.

“Bagaimana sejak dini diperkenalkan tentang makna keragaman. Seperti apa sesungguhnya bahaya terorisme itu,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *