Ridwan Kamil Ingin Marine Center di Pangandaran Bisa Dinikmati Masyarakat pada 2019
Terasjabar.co – Gubernur Jabar Ridwan Kamil berharap proyek nasional Marine Center di Pantai Timur Kabupaten Pangandaran bisa dinikmati masyarakat pada 2019.
Marine Center ini akan memiliki kawasan pendidikan politeknik kelautan, pusat riset kelautan, dan kawasan wisata.
“Dikelola oleh pemerintah pusat. Ada kawasan pendidikan, ada poltek kelautan, ada riset dan wisata. Selesai kalau menurut kontraknya akhir tahun ini. Jadi harusnya akhir tahun sudah berfungsi,” kata pria yang akrab disapa Emil ini di Gedung Sate, Senin (19/11/2018).
Pemprov Jabar, katanya, nantinya akan mengelola konektivitas yang masih belum maksimal ke arah lokasi marine center tersebut. Hal ini akan disinkronkan dengan penataan Pangandaran.
Menteri Perikanan dan Kelautan RI, katanya, mengusulkan supaya abrasi-abrasi yang ada di Pantai Pangandaran diselesaikan dengan memperbanyak pemecah ombak berupa batu-batu.
Jadi tidak hanya menata kawasannya untuk turis, katanya, tapi juga menahan potensi abrasi.
Untuk anggarannya akan dibagi tiga, ada dari pusat, provinsi, dan Kabupaten Pangandaran. Minimal dibutuhkan Rp 50 miliar untuk antiabrasi tersebut.
Menurut Emil, dengan potensi maritim di Indonesia tinggi, Jawa Barat dapat ditargetkan menjadi percontohan. Tidak hanya itu, untuk menarik perhatian warga, kawasan wisata di lokasi tersebut dibangun dengan menyajikan kehidupan ikan-ikan dari Samudra Hindia.
Seperti diketahui, Pantai Timur Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menjadi lokasi berdirinya pengembangan produksi perikanan sekaligus destinasi wisata. Kawasan Marine Center dengan alokasi anggaran Rp 189 miliar akan dibangun di lahan seluas tujuh hektare.






Leave a Reply