Histori Rumah Eko Terblokade Tetangga Versi Pemkot Bandung

Terasjabar.co – Polemik rumah Eko Purnomo (37) yang terblokade tembok tetangga telah dimediasi dengan difasilitasi oleh Pemkot Bandung di Kantor Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Rabu (12/9/2018).

Plt Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan dari hasil mediasi didapat kronologi lengkap mulai dari awal hingga akhirnya rumah tersebut terblokade dan viral di media sosial.

“Tanah itu asalnya hak milik Ibu Nonoh dijual ke Subardo, kemudian dibeli sekitar tahun 1990 oleh Purwanto (ayah Eko),” ujar Oded saat membacakan kronologi yang dituangkan dalam Surat No 660/415-Kec UBR di Pendopo Kota Bandung.

Oded mengatakan tanah tersebut kemudian dibangun sekitar tahun 1997. Saat dibeli tanah tersebut tidak memiliki akses jalan sebab bukan tanah kavling. Sementara lokasi tanah berada di tengah-tengah.

Setelah proses pembangunan, kata Oded, tidak ada masalah mengenai tuntutan jalan. Sebab saat itu di sekitar rumah masih berupa tanah kosong sehingga tidak ada masalah mengenai akses jalan.

“Mulai Tahun 2016 tanah yang di sekitar rumah Pak Eko, yaitu sebelah utara milik Pak Yana, sebelah barat milik Pak Rahmat, mulai dipondasi untuk rencana pembangunan rumah di atas lahan masing-masing,” katanya.

Imbas dari pembangunan tersebut, Eko yang sudah menempati rumah dari ayahnya itu mulai terancam tidak memiliki akses jalan. Hingga akhirnya pada Oktober 2016, Eko menghadap pada RT dan RW untuk mediasi dengan mantan Ketua RW bernama Saldi yang mengetahui permasalahan tanah dan bangunan tersebut.

“Sekitar bulan Oktober diadakan musyawarah dengan mantan RW, pengurus RW baru dan pemilik tanah di samping Pak Eko. Hasilnya buntu. Karena awalnya pemilik sekitar tidak mau menjual ke Pak Eko,” ucapnya.

Selanjutnya Ketua RW berkoordinasi dengan Lurah dan Muspika. Akhirnya pemilik tanah sekitar yakni Rahmat memberikan kesempatan pada Eko untuk membeli tanah miliknya untuk dipergunakan sebagai jalan dengan harga sesuai pasaran.

Dalam kesepakatan itu Eko hanya menyanggupi untuk membayar Rp 10 juta. Namun itu ditolak karena dianggap harganya terlalu rendah dari pasaran.

“Setelah mengalami kebuntuan, Eko menawarkan rumah kepada Pak Rahmat, hanya tidak sepakat masalah harga,” katanya.

Eko yang mulai kehilangan harapan mencoba untuk meminta tolong pada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil namun tak digubris. Akhirnya Eko difasilitasi oleh Oded yang waktu itu menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bandung.

“Mang (Oded) ingat waktu itu memediasi tapi hasilnya buntu. Itu kasus antar warga sehingga pemerintah hanya bisa memediasi. Intinya mah buntu soal harga,” ungkap dia.

Waktu berjalan, pihak kelurahan kembali mengadakan musyawarah hingga dua kali pertemuan pada tahun 2016. Hasilnya tanah Eko akan dibantu dijualkan oleh mantan Ketua RW Saldi kepada warga yang berminat.

Tidak hanya itu Rahman juga sempat menawar rumah Eko seharga Rp 60 juta, namun ditolak karena ingin Rp 100 juta. Waktu berlalu hingga kasus ini viral tidak ada kesepakatan atau solusi.

“Setelah itu tidak ada komunikasi antara Eko dengan Saldi, pengurus RW dan juga pihak Kelurahan. Sampai timbul viral di medos sekarang ini,” ujar Oded.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen + sixteen =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam